Aspirasi Diabaikan
Warga merasa keluhan mereka soal layanan publik dan infrastruktur tidak pernah ditanggapi serius.
Kurang Transparan
Muncul isu soal kurangnya keterbukaan dalam pengelolaan program dan anggaran desa.
Gaya Kepemimpinan Jauh dari Warga
Sang kades dinilai sulit ditemui dan tidak merakyat, menciptakan jarak dengan masyarakat yang seharusnya ia layani.
4. Nasibnya Kini di Tangan Bupati Bogor
Meski BPD sudah memberi rekomendasi, prosesnya belum selesai. Status Firman Riansyah saat ini adalah "dinonaktifkan sementara".
Keputusan final untuk memberhentikannya secara permanen kini menjadi "bola panas" di tangan Bupati Bogor, Rudy Susmanto.
Baca Juga: BPD Sudah Ketok Palu, Kini Nasib Kades Bojong Kulur Jadi Bola Panas di Tangan Bupati Bogor
Bupati harus menimbang rekomendasi BPD, aspirasi warga, serta aturan hukum yang berlaku sebelum mengambil keputusan akhir.
"Demikian kami sampaikan untuk mendapat pertimbangan Bapak Bupati Bogor demi terciptanya kondisi masyarakat Desa Bojong Kulur yang damai dan aman," tambah Yayat.
5. Warga Berjanji Akan Terus Mengawal
Perjuangan warga belum berhenti. Mereka sadar bahwa rekomendasi BPD bisa saja mandek di tingkat kabupaten. Oleh karena itu, massa berjanji akan terus memantau dan mengawal proses ini hingga tuntas.
"Sudah ada rekomendasi dari BPD yang dikeluarkan ya kita akan mengawal proses ini juga," tutup Ahmad Fauzi.
Ini adalah sinyal jelas kepada Pemkab Bogor bahwa warga Bojol Kulur tidak akan tinggal diam sampai tuntutan mereka benar-benar dikabulkan.
Tag
Berita Terkait
-
BPD Sudah Ketok Palu, Kini Nasib Kades Bojong Kulur Jadi Bola Panas di Tangan Bupati Bogor
-
Akar Pahit di Bojong Kulur, Mengungkap Kebijakan Kontroversial yang Picu Amuk Warga
-
Kekuasaan Tumbang di Bojong Kulur: Didemo Ratusan Warga, Kepala Desa Firman Akhirnya Dinonaktifkan
-
4 Fakta Panas Sengketa Masjid Bogor, Punya Izin Resmi Tapi Tetap Disegel
-
Mengurai Benang Kusut Konflik Masjid di Bogor
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Jalan Trase Batutulis Bogor Kini Beroperasi Penuh 24 Jam
-
Penuhi Panggilan KPK, Jaro Ade Diperiksa soal Kasus Upah Pungut di Bogor
-
Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video
-
Bupati Bogor Sulap Horison Sayaga Jadi Destinasi Rekreasi
-
BRI Raih Empat Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026