-
Pemerintah Kabupaten Bogor buka seleksi mutasi masuk PNS tahun 2025. Langkah ini memperkuat jajaran ASN di berbagai daerah. (15 kata)
-
Pendaftaran mutasi dilakukan daring melalui aplikasi SIMENTARI hingga 30 November 2025, dan seluruh proses seleksi tidak dipungut biaya. (17 kata)
-
Seleksi PNS ini profesional dan transparan. Kelulusan ditentukan oleh tes administrasi, psikotes, wawancara, serta syarat kualifikasi khusus. (17 kata)
SuaraBogor.id - Kabar gembira bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di seluruh Indonesia yang ingin merasakan dinamika dan potensi karier di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor.
Pada tahun 2025 ini, Pemerintah Kabupaten Bogor secara resmi membuka seleksi mutasi masuk antarinstansi. Langkah strategis ini diambil untuk memperkuat jajaran aparatur sipil negara (ASN) dengan talenta-talenta terbaik dari berbagai daerah.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, di Cibinong, Jumat, menjelaskan bahwa pembukaan seleksi ini merupakan bagian krusial dari upaya Pemkab Bogor dalam memenuhi kebutuhan formasi pegawai di berbagai perangkat daerah.
Ini adalah kesempatan bagi PNS yang ingin berkontribusi lebih di salah satu kabupaten terbesar dan terpadat di Jawa Barat.
Ajat Rochmat Jatnika menegaskan komitmen Pemkab Bogor untuk menjalankan proses seleksi secara profesional dan berintegritas.
"Seleksi mutasi ini bagian dari upaya Pemkab Bogor memperkuat tata kelola aparatur sipil negara. Prosesnya terbuka, transparan, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujarnya.
Ini menjadi jaminan bagi para pendaftar bahwa setiap tahapan seleksi akan berlangsung adil dan objektif.
Pendaftaran dilakukan secara daring (online) melalui aplikasi khusus bernama SIMENTARI, yang dapat diakses di laman resmi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bogor `https://bkpsdm.bogorkab.go.id.
Batas waktu pendaftaran adalah hingga 30 November 2025. Penting untuk diingat, seluruh tahapan seleksi ini dipastikan tidak dipungut biaya sepeser pun.
Baca Juga: Apresiasi Pelanggan Terbaik, Tirta Kahuripan Kado 3 Tiket Umroh di Hari Pelanggan Nasional
Ajat juga mengingatkan calon peserta untuk berhati-hati terhadap praktik penipuan.
"Peserta tidak perlu percaya apabila ada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan. Kami tegaskan, kelulusan murni ditentukan dari hasil tes administrasi, psikotes, dan wawancara,” kata dia, menekankan bahwa integritas adalah pilar utama dalam proses rekrutmen ini.
Untuk PNS yang berminat, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi:
Persyaratan Umum:
- Berstatus PNS aktif.
- Sehat jasmani dan rohani.
- Memiliki integritas yang tinggi.
- Memiliki nilai prestasi kerja minimal "baik" dalam dua tahun terakhir.
- Tidak sedang menjalani proses hukum.
- Tidak sedang dalam tugas belajar.
Persyaratan Khusus (tergantung jabatan):
- Jabatan Guru: Wajib memiliki sertifikat pendidik.
- Tenaga Kesehatan: Wajib memiliki sertifikat tanda registrasi.
- Dokter dan Auditor: Wajib memperoleh rekomendasi dari instansi teknis terkait.
Ini menunjukkan bahwa Pemkab Bogor mencari individu yang tidak hanya memenuhi kriteria dasar sebagai PNS, tetapi juga memiliki kompetensi dan kualifikasi khusus yang relevan dengan kebutuhan fungsional di lingkungan pemerintahan.
Berita Terkait
-
Apresiasi Pelanggan Terbaik, Tirta Kahuripan Kado 3 Tiket Umroh di Hari Pelanggan Nasional
-
Dedi Mulyadi Pangkas Produksi Tambang 50 Persen, Akankah Pemkab Bogor Kehilangan Miliaran Rupiah?
-
Total Rp1,5 Miliar, Pemkab Bogor Kembali Gelontorkan 'Uang Rakyat' untuk Mahkota Tugu Pancakarsa
-
Bukan Larangan, Ini Jadwal Baru Truk Tambang di Parungpanjang, Berlaku hingga Desember 2025
-
Bukan Jaga Malam Biasa: Siskamling Canggih di Bogor Ini Jadi Percontohan, Apa Rahasianya?
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Ada Hak Khusus? Forum Mahasiswa Indonesia Cium Kejanggalan Tuntutan Kasus Julia Tobing
-
6 Fakta Kasus Narkoba ASN di Bogor: Gunakan Sabu Sejak 2024 hingga Rencana Tes Urine Massal
-
Polres Bogor Peringkat Ke 2 Se Jabar: Ungkap 113 Kasus Narkoba, Sita Barang Bukti Senilai Rp3 Miliar
-
Bupati Bogor Warning Keras ASN Pengguna Narkoba: Tak Ada Toleransi, Sanksi Tegas Menanti!
-
ASN Kecamatan di Bogor Terciduk Nyabu: Setahun Lebih Konsumsi Narkoba, Karir Terancam Tamat