-
Pemerintah Kabupaten Bogor buka seleksi mutasi masuk PNS tahun 2025. Langkah ini memperkuat jajaran ASN di berbagai daerah. (15 kata)
-
Pendaftaran mutasi dilakukan daring melalui aplikasi SIMENTARI hingga 30 November 2025, dan seluruh proses seleksi tidak dipungut biaya. (17 kata)
-
Seleksi PNS ini profesional dan transparan. Kelulusan ditentukan oleh tes administrasi, psikotes, wawancara, serta syarat kualifikasi khusus. (17 kata)
Proses seleksi akan dimulai dengan tahapan unggah dokumen persyaratan melalui aplikasi SIMENTARI. Setelah itu, peserta akan melanjutkan ke tahapan psikotes untuk mengukur kemampuan kognitif dan kepribadian, serta wawancara yang akan menggali lebih dalam potensi dan motivasi calon PNS.
"Peserta yang lulus akan memperoleh Surat Persetujuan Mutasi dari Bupati Bogor untuk diproses lebih lanjut ke instansi asal. Dengan begitu, mobilitas PNS dapat berjalan sesuai kebutuhan organisasi,” tutur Ajat
Pengumuman hasil akhir seleksi akan disampaikan paling lambat 14 hari kerja setelah pelaksanaan tes.
Formasi yang dibuka mencakup jabatan pelaksana dan jabatan fungsional yang disesuaikan dengan kebutuhan riil di berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemkab Bogor.
Untuk informasi resmi dan terperinci mengenai formasi, persyaratan, dan jadwal, calon peserta hanya dapat mengaksesnya melalui aplikasi SIMENTARI. Layanan informasi lebih lanjut juga disediakan melalui narahubung resmi Pemkab Bogor untuk memastikan semua informasi akurat dan terpercaya.
Berita Terkait
-
Apresiasi Pelanggan Terbaik, Tirta Kahuripan Kado 3 Tiket Umroh di Hari Pelanggan Nasional
-
Dedi Mulyadi Pangkas Produksi Tambang 50 Persen, Akankah Pemkab Bogor Kehilangan Miliaran Rupiah?
-
Total Rp1,5 Miliar, Pemkab Bogor Kembali Gelontorkan 'Uang Rakyat' untuk Mahkota Tugu Pancakarsa
-
Bukan Larangan, Ini Jadwal Baru Truk Tambang di Parungpanjang, Berlaku hingga Desember 2025
-
Bukan Jaga Malam Biasa: Siskamling Canggih di Bogor Ini Jadi Percontohan, Apa Rahasianya?
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Ada Hak Khusus? Forum Mahasiswa Indonesia Cium Kejanggalan Tuntutan Kasus Julia Tobing
-
6 Fakta Kasus Narkoba ASN di Bogor: Gunakan Sabu Sejak 2024 hingga Rencana Tes Urine Massal
-
Polres Bogor Peringkat Ke 2 Se Jabar: Ungkap 113 Kasus Narkoba, Sita Barang Bukti Senilai Rp3 Miliar
-
Bupati Bogor Warning Keras ASN Pengguna Narkoba: Tak Ada Toleransi, Sanksi Tegas Menanti!
-
ASN Kecamatan di Bogor Terciduk Nyabu: Setahun Lebih Konsumsi Narkoba, Karir Terancam Tamat