-
Pemkab Bogor lantik 63 pejabat baru dan ratusan PPPK/PNS untuk perkuat birokrasi dan kualitas pelayanan publik.
-
Bupati Rudy Susmanto tegaskan pejabat baru wajib junjung integritas, profesionalisme, dan pelayanan sepenuh hati.
-
Pelantikan massal ini wujud komitmen Pemkab Bogor percepat pembangunan melalui SDM ASN yang lebih kuat.
SuaraBogor.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat struktur birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Pada Kamis, 2 Oktober 2025, Bupati Bogor, Rudy Susmanto, memimpin acara pelantikan sejumlah pejabat administrator, pengawas, serta pejabat fungsional di lingkungan Pemkab Bogor.
Bertempat di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, acara ini menjadi penanda dimulainya babak baru bagi puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang kini mengemban amanah penting.
Dalam sambutannya, Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyampaikan pesan yang sangat tegas dan penuh harapan kepada para pejabat yang baru saja dilantik.
Ia menekankan pentingnya integritas, dedikasi, profesionalisme, serta komitmen yang tak tergoyahkan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Bogor.
"Selamat kepada yang baru saja dilantik. Saya berharap, semoga amanah ini dijalankan dengan penuh integritas, dedikasi, profesional, disertai komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Bogor,” ujar Rudy Susmanto.
Lebih lanjut, Bupati Rudy menegaskan pentingnya menjaga nama baik daerah.
"Kepada para pejabat dan ASN yang baru dilantik agar dapat jaga integritas, jaga nama baik Kabupaten Bogor, bekerjalah dengan sepenuh hati dalam melayani masyarakat di Kabupaten Bogor,” kata Rudy Susmanto.
Acara pelantikan ini tidak hanya fokus pada pejabat eselon, namun juga mencakup penguatan sumber daya manusia di berbagai lini pemerintahan.
Baca Juga: Pemkab Bogor Lantik Ratusan PPPK dan CPNS, Ribuan Lainnya Masih Menanti Kepastian NIP BKN
Selain melantik pejabat administrator, pengawas, dan fungsional, Bupati Rudy juga melantik PPPK penuh waktu formasi tahun 2024 tahap II, serta menyerahkan Surat Keputusan (SK) bagi CPNS yang beralih status menjadi PNS Pemkab Bogor. Beberapa CPNS baru juga menerima SK penempatan mereka.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bogor, Yunita Mustika Putri, merincikan bahwa pejabat yang dilantik seluruhnya berjumlah 63 orang.
Angka ini terdiri dari 19 Pejabat Administrator, 28 Pejabat Pengawas, dan 16 Pejabat Fungsional. Selain itu, ada 247 orang PPPK penuh waktu tahap II, 4 orang CPNS yang resmi menjadi PNS, dan 4 orang CPNS yang menerima SK.
“Ada amanah besar yang kita pikul, untuk memperkuat kinerja birokrasi Pemkab Bogor dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta mendorong percepatan pembangunan di berbagai sektor,” jelas Yunita.
Berita Terkait
-
Pemkab Bogor Lantik Ratusan PPPK dan CPNS, Ribuan Lainnya Masih Menanti Kepastian NIP BKN
-
Kecelakaan Maut di Tol Jagorawi, Mengapa Pengemudi HR-V Nekat Injak Gas Sampai 130 Km/Jam?
-
Buntut Penutupan Tambang Dedi Mulyadi, Warga Bogor 'Menjerit' Kelaparan, Ada Apa Sebenarnya?
-
Pemkab dan DPRD Bogor Sahkan Perubahan APBD 2025, Siap Geber Pembangunan dan Susun APBD 2026
-
Bupati Bogor Tiba-Tiba Minta Maaf di Hari Kesaktian Pancasila, Ada Apa?
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
BRI Peduli Bergerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Bumi Flores NTT
-
Ancaman El Nino Super Paruh Kedua 2026, Guru Besar IPB Ingatkan Potensi Anjloknya Produksi Pangan
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja