-
Rombongan keluarga Cibinong alami tragedi di Lampung; satu minibus terjun ke jurang akibat rem blong.
-
Kecelakaan minibus Elf rombongan membesan ini merenggut dua nyawa dan melukai belasan penumpang.
-
Dua korban meninggal, dua luka berat dirujuk ke RSUD Cibinong, delapan dirawat di RS Lampung.
SuaraBogor.id - Kabar gembira perjalanan membesan ke Lampung berubah menjadi tragedi mendalam bagi keluarga asal Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Salah satu dari tiga rombongan minibus Elf yang hendak kembali dari Lampung mengalami kecelakaan mengerikan, terjun ke jurang di wilayah tersebut.
Insiden nahas ini merenggut dua nyawa dan melukai belasan penumpang lainnya, menyisakan duka yang mendalam.
Camat Cibinong, Acep Sajidin, membenarkan kejadian pilu tersebut. Ia menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi pada Minggu, 5 Oktober 2025, saat rombongan yang terdiri dari tiga minibus Elf tersebut dalam perjalanan pulang dari Lampung menuju Cibinong.
"Infonya itu ngabesan 3 mobil kesana ke Lampung, pulangnya kecelakaan rem blong yang satu masuk ke jurang, 2 orang meninggal. Ini sekarang posisi lagi di jalan otw dari sana," kata Acep saat dikonfirmasi pada Senin, 6 Oktober 2025.
Menurut keterangan awal, minibus Elf yang nahas itu mengalami masalah serius pada sistem pengeremannya.
Rem blong membuat kendaraan kehilangan kendali sepenuhnya, menyebabkan mobil melaju tak terkendali sebelum akhirnya terjun ke jurang yang curam.
Detik-detik mencekam itu mengubah perjalanan sukacita menjadi duka nestapa.
Minibus Elf tersebut mengangkut sebanyak 14 orang penumpang. Dari jumlah itu, dua orang dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.
Baca Juga: Detik-Detik Mencekam Rombongan Besan Cibinong Bogor Masuk Jurang, Dua Korban Tak Terselamatkan
Sementara itu, dua penumpang lainnya mengalami luka berat dan langsung dirujuk untuk mendapatkan perawatan intensif di RSUD Cibinong.
"Dua orang selamat dan delapan lagi masih di RS Lampung nunggu konfirmasi keluarga," jelas Acep, menginformasikan kondisi para korban yang selamat namun masih memerlukan perawatan dan observasi medis di rumah sakit setempat.
Para korban luka berat yang telah dirujuk ke RSUD Cibinong juga kini tengah dalam penanganan medis serius.
"Yang ini juga luka beratnya sudah dibawa ke RSUD Cibinong," tutup Acep, memastikan penanganan cepat bagi para korban.
Berita Terkait
-
Detik-Detik Mencekam Rombongan Besan Cibinong Bogor Masuk Jurang, Dua Korban Tak Terselamatkan
-
Karyawan Shell di Bogor Heran dengan Saran Bahlil: Beli BBM ke Pertamina, Kualitas Kami Hilang!
-
Cemas Jelang Oktober, Karyawan Shell Cibinong Was-was Hadapi Kekosongan Stok BBM dan Ancaman PHK
-
Rusak Pesta Rakyat, Ini 4 Fakta Aksi Copet Berseragam Pramuka di Bogor
-
Bogor Dikepung Bencana Banjir, Longsor dan Angin Kencang: Lebih dari 2.000 Jiwa Terdampak
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang
-
Jelang Laga Panas di Pakansari: Polres Bogor Pertemukan Suporter Garudayaksa, Persib hingga Jakmania
-
93.719 Kasus ISPA Tercatat di Kabupaten Bogor hingga September 2026
-
Bocah 7 Tahun yang Hilang Dua Hari Ditemukan Tewas di Dalam Sumur di Gunung Putri
-
BRI Perluas Akses Magang Nasional Hingga 17 Regional Office