-
Saung Batu Penganten, destinasi alam baru di Cigudeg, Bogor, tawarkan suasana asri dan tenang sempurna untuk melepas penat.
-
Tempat wisata ini dikembangkan H. Muchtar Yusup dengan visi mendorong pergerakan ekonomi dan memajukan UMKM lokal.
-
Meskipun masih pengembangan, Saung Batu Penganten telah jadi favorit beragam acara keluarga, rapat, dan kegiatan edukasi.
SuaraBogor.id - Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tak pernah kehabisan pesona alamnya. Kini, sebuah destinasi wisata alam baru yang menawan mulai menarik perhatian Wisata Alam Saung Batu Penganten.
Berlokasi strategis di Kampung Cilame, Desa Sukamaju, Kecamatan Cigudeg, tepat di bawah megahnya Gunung Tenjo Leat, Wisata Alam Saung Batu Penganten ini menawarkan suasana asri, tenang, dan alami yang sempurna untuk melepas penat dari hiruk pikuk perkotaan.
Dikembangkan oleh H. Muchtar Yusup, Saung Batu Penganten bukan sekadar tempat rekreasi biasa, melainkan sebuah inisiatif yang berpotensi menjadi roda penggerak ekonomi lokal, khususnya bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Cigudeg.
Dengan konsep yang unik dan suasana pedesaan yang kental, destinasi ini menjanjikan pengalaman berbeda bagi para pengunjung.
Begitu menginjakkan kaki di Saung Batu Penganten, pengunjung akan langsung disuguhi pemandangan hijau nan asri khas pedesaan Bogor.
Udara segar, pepohonan rindang, dan gemericik air sungai (jika ada) akan menjadi teman setia selama beraktivitas di sini. Nama Batu Penganten sendiri mungkin menyimpan kisah lokal atau formasi batu unik yang menjadi daya tarik tersendiri.
Hingga saat ini, Wisata Alam Saung Batu Penganten masih dalam tahap pengembangan dan belum diberlakukan karcis masuk secara reguler. Namun, tempat ini sudah mulai dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan, menunjukkan potensi besar daya tariknya.
H. Muchtar Yusup, pemilik sekaligus penggagas Wisata Alam Saung Batu Penganten, menjelaskan bahwa meskipun baru, tempat ini telah menjadi pilihan favorit untuk beragam acara.
"Belum di karcis sementara, yang pakai biasanya acara keluarga, staff meeting OPD (Organisasi Perangkat Daerah), sama kegiatan pesantren, dan anak sekolah," ungkap H. Muchtar.
Baca Juga: Misteri Pembobolan Rumah Kosong di Bogor Raya, Jejak Pelaku Brankas Ratusan Juta Terendus
Ini menunjukkan fleksibilitas Saung Batu Penganten. Baik untuk acara kumpul keluarga yang membutuhkan suasana santai dan luas, rapat staf dari OPD yang mencari tempat inspiratif di luar kantor, hingga kegiatan edukasi alam bagi anak sekolah dan pesantren, semua dapat diakomodasi.
Ketersediaan saung-saung tradisional yang nyaman menjadi fasilitas pendukung utama untuk berbagai kegiatan tersebut.
Lebih dari sekadar tempat wisata, H. Muchtar Yusup memiliki visi yang jauh ke depan untuk Saung Batu Penganten. "Target saya memajukan UMKM juga di wisata baru ini," tegasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Misteri Pembobolan Rumah Kosong di Bogor Raya, Jejak Pelaku Brankas Ratusan Juta Terendus
-
Mengejutkan! Menkeu Purbaya Ancam Bubarkan Satgas BLBI, Sebut Bikin Ribut, Hasil Nol
-
Bukan Hanya Bogor, 3.000 Desa Terjebak dalam Hutan, Mendes PDT Cari Solusi Darurat
-
Mimpi Besar Bilqis, Insinyur Sipil Lulusan Munchen yang Bertekad Ratakan Sekolah di Pelosok Negeri
-
Rekomendasi Minimarket dan ATM 24 Jam di Leuwiliang, Inilah Titik Penyelamat Baru Warga Bogor Barat
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Ancaman El Nino Super Paruh Kedua 2026, Guru Besar IPB Ingatkan Potensi Anjloknya Produksi Pangan
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja
-
Dari Nasi Goreng Kecombrang Hingga Americano Peach, Kuliner Berkelas Hadir di Beanfinity