Pemkab Bogor serius wujudkan pemerintahan bersih dan berintegritas melalui dukungan penuh terhadap Survei Penilaian Integritas (SPI) KPK.
Sekda melakukan sidak ke dinas-dinas untuk memastikan semua mendukung SPI, menunjukkan respons cepat pimpinan daerah.
Bapenda Bogor alami lonjakan skor integritas internal signifikan (dari 57% ke 91%) berkat penguatan budaya integritas.
SuaraBogor.id - Komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas kembali diuji melalui Survei Penilaian Integritas (SPI) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, memastikan bahwa pelaksanaan SPI berjalan optimal sesuai arahan Bupati Bogor, usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dua dinas strategis pada Jumat kemarin.
Upaya ini menjadi bukti keseriusan Pemkab Bogor dalam memberantas korupsi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
SPI merupakan survei nasional yang diselenggarakan oleh KPK sebagai barometer untuk memotret tingkat integritas lembaga publik.
Survei ini mengumpulkan data berdasarkan pengalaman dan persepsi masyarakat pengguna layanan, pegawai internal, serta pandangan para ahli.
Lebih dari sekadar penilaian, SPI juga menjadi sarana partisipasi publik yang vital dalam upaya pencegahan korupsi di Indonesia.
Bersama Inspektur Kabupaten Bogor, Arif Rahman, Sekda Ajat melakukan sidak ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil).
Kunjungan ini bertujuan untuk melihat sejauh mana perangkat daerah menjalankan instruksi Bupati dalam mendukung pelaksanaan SPI, baik dari sisi internal maupun eksternal.
“Bapak Bupati sudah menginstruksikan agar seluruh perangkat daerah meningkatkan peran serta, baik secara internal melalui evaluasi kinerja, maupun eksternal melalui respons masyarakat terhadap survei integritas ini,” ujar Ajat.
Baca Juga: Deadline Ketat Pemkab Bogor, Bupati Rudy Susmanto Desak Percepatan 388 Dokumen MCP KPK
Hasil sidak menunjukkan kabar gembira dari Bapenda Kabupaten Bogor. Dinas yang bertanggung jawab atas pendapatan daerah ini mencatat kemajuan signifikan dalam skor SPI internal mereka.
Dari sebelumnya 57 persen, skor integritas internal Bapenda melonjak drastis menjadi 91 persen.
“Ini bukti respons cepat terhadap arahan Bapak Bupati. Terima kasih atas perhatian beliau dalam memperkuat budaya integritas di lingkungan Pemkab Bogor,” kata Ajat.
Menutup sidaknya, Sekda Ajat Rochmat Jatnika mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bogor untuk berperan aktif mendukung pelaksanaan SPI 2025.
“Mari tunjukkan semangat integritas. Survei ini penting karena dikawal langsung oleh KPK,” tegasnya. [Antara].
Berita Terkait
-
Deadline Ketat Pemkab Bogor, Bupati Rudy Susmanto Desak Percepatan 388 Dokumen MCP KPK
-
Setelah 204 Hari, KPK Pastikan Panggil Ridwan Kamil Kasus Korupsi Bank BJB
-
KPK Sentuh Depok dan Bogor: Dua Aset Mantan Staf Ahli Kemenaker Haryanto Disita dalam Kasus Korupsi
-
Aliran Dana Korupsi Haji Rp1 Triliun Mengerucut ke Satu Sosok, KPK: Semua Ada di Tangan Pengumpul
-
Ngeri! 9.000 Pasangan di Bogor Cerai Tiap Tahun, Sidang Kini Bisa Jemput Bola di Kecamatan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Fadli Zon Kaget! Acara Serah Terima SK Keraton Solo Diserbu Protes, Mikrofon Direbut
-
Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR42-500 Berukuran Besar
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
Terkini
-
Menunggu di Balik Pintu yang Tak Akan Pernah Terbuka, Kisah Pilu Istri Korban dalam Tragedi Pongkor
-
6 Warga Desa Urug Diduga Terjebak di Jalur Tikus Tambang Antam, Polisi Buka Posko Laporan
-
Tragedi Pongkor: Polisi Sebut Nihil Korban, Kades Cigudeg Justru Konfirmasi 6 Warganya Tewas
-
Jaga Wilayah Ring 1 Tetap Kondusif, Bupati Rudy Susmanto Temui Danpaspampres
-
Sudah Main Pukul, Ogah Bayar Pula! Viral Kerusuhan di KTV Princess Parung, Waitress Jadi Korban