-
Pemkab Bogor kejar target 100% dokumen MCP KPK sebelum akhir Oktober 2025 di tengah kendala progres.
-
Bupati Bogor perintahkan SKPD segera unggah semua dokumen MCP dan minta Diskominfo bantu atasi kendala teknis.
-
Percepatan MCP ini tegaskan komitmen Pemkab Bogor wujudkan tata kelola pemerintahan bersih, transparan, dan akuntabel.
SuaraBogor.id - Komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi sedang diuji dengan tenggat waktu ketat.
Pemkab Bogor berupaya keras mempercepat pemenuhan dokumen Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK demi mencapai target capaian 100 persen sebelum akhir Oktober 2025.
MCP KPK adalah instrumen pengukuran KPK untuk memantau kemajuan upaya pencegahan korupsi di pemerintah daerah.
Percepatan pengunggahan dokumen ini menjadi penanda keseriusan Pemkab Bogor dalam mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa progres pengunggahan dokumen MCP KPK hingga pertengahan Oktober ini masih belum mencapai titik maksimal.
Data menunjukkan, dari total dokumen yang wajib diunggah, baru 294 dokumen yang sudah disampaikan, sementara 388 dokumen lainnya masih tertahan dalam proses penyelesaian.
Menyikapi hal ini, Rudy Susmanto mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
“Saya minta seluruh SKPD segera mengunggah seluruh dokumen MCP. Jangan menunggu besok, jangan menunda lagi. Kalau ada kendala teknis, Diskominfo harus bantu dan selesaikan hari ini juga,” tegas Rudy.
Bupati Bogor ini menargetkan dalam satu minggu ke depan, progres MCP harus meningkat secara signifikan. Pemkab Bogor berkomitmen menuntaskan seluruh dokumen 100 persen sebelum tenggat waktu akhir bulan ini.
Baca Juga: Maling iPhone di Kampus Unpak Bogor Babak Belur Diamuk Massa Usai Aksinya Gagal Total
“Mulai hari ini semua harus bergerak cepat. Kita kejar bersama-sama sampai tuntas 100 persen,” ujarnya.
Untuk memastikan proses Percepatan Dokumen berjalan lancar tanpa hambatan, Rudy Susmanto meminta setiap kepala perangkat daerah untuk turun langsung memantau proses pengunggahan.
Pemantauan ini mencakup pencegahan hambatan, baik yang bersifat teknis maupun administratif.
Secara khusus, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor ditugaskan untuk memberikan bantuan penuh dan cepat kepada SKPD lain, khususnya terkait masalah teknis seperti penyesuaian ukuran file, sistem unggah, dan kompresi data.
“Jangan sampai kendala teknis jadi alasan keterlambatan. Semua harus diselesaikan hari ini,” kata Rudy.
Sebagai informasi, selain MCP, KPK juga melaksanakan Survei Penilaian Integritas (SPI) 2025 yang dilakukan secara daring dengan periode pengisian antara Agustus hingga Oktober 2025.
Berita Terkait
-
Maling iPhone di Kampus Unpak Bogor Babak Belur Diamuk Massa Usai Aksinya Gagal Total
-
Program Makan Bergizi Gratis di Bogor Picu Keracunan Massal, Bakteri Ditemukan di Telur hingga Saus
-
Ngeri! Kronologi Penemuan Jasad Een Suharni di Sumur Dapur, BPBD Turun Tangan Evakuasi
-
Uang Pelicin Dokumen Tanah Seret Kades Cikuda Bogor ke Jeruji Besi, Ini Modusnya!
-
Darah di Gang Nangka! Remaja Cibinong Tewas Mengenaskan, Polisi Ungkap Motifnya 'Duel Asmara'
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 4 Mobil Keluarga Bekas 50 Jutaan: Mesin Awet, Cocok Pemakaian Jangka Panjang
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
6 Warga Desa Urug Diduga Terjebak di Jalur Tikus Tambang Antam, Polisi Buka Posko Laporan
-
Tragedi Pongkor: Polisi Sebut Nihil Korban, Kades Cigudeg Justru Konfirmasi 6 Warganya Tewas
-
Jaga Wilayah Ring 1 Tetap Kondusif, Bupati Rudy Susmanto Temui Danpaspampres
-
Sudah Main Pukul, Ogah Bayar Pula! Viral Kerusuhan di KTV Princess Parung, Waitress Jadi Korban
-
Modus Talangan Dana Desa Berujung Bui, Kades Mekargalih Cianjur Resmi Ditahan Polisi