-
Ekshumasi korban anak MAA (6) dilakukan oleh Polres Depok dan RS Polri.
-
Hasil ekshumasi menduga korban tewas akibat pendarahan dan pembengkakan otak.
-
Luka di kepala korban diyakini akibat kekerasan dengan benda tumpul.
SuaraBogor.id - Polisi melakukan ekshumasi jasad korban anak berinisial MAA (6) di Pemakaman Kalang Anyar, Desa Rawapanjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat Kamis 23 Oktober 2025.
Korban yang diduga tewas di tangah ibu tirinya, RN (30), dilakukan ekshumasi oleh Polres Metro Depok bersama dokter dari RS Polri Kramat Jati.
Kasatreskrim Polres Depok, Kompol Made Gede Oka menjelaskan ekshumasi itu merupakan progres lanjutan dari proses penyidikan Polres Metro Depok terhadap kasus dugaan pembunuhan RN kepada anak tirinya MAA.
"Polres Metro Depok menangani perkara dengan meninggal nya anak berusia 6 tahun yang kami duga dilakukan ibu tiri. Proses ekshumasi hari ini berjalan dengan lancar, bersama tim forensik RS Kramatjati," jelas dia.
Ia menyebut, hasil ekshumasi ditemukan bahwa korban mengalami luka parah di sekujur tubuhnya. Ia melihat, ada pendarahan di bagian kepala korban.
"Kesimpulan sementara, kami mendapatkan bahwa adanya pendarahan di bagian kepala, yang kemungkinan besar jadi penyebab meninggal korban. Jadi ada aliran darah yang tidak lancar dan bagian otak mengalami pembengkakan," jelas dia.
Tak hanya itu, ada beberapa bagian tubuh yang ditemukan luka oleh tim forensik RS Kramatjati. Diantaranya lebam bagian punggung hingga bibir.
"Kemudian ada beberapa luka di sekujur badan korban terutama di punggung, bagian bibir. Namun yang menyebabkan meninggal nya korban, luka di kepala. Kami meyakini itu akibat kekerasan dengan benda tumpul," tutup dia.
Kontributor : Egi Abdul Mugni
Baca Juga: Pilunya Kematian Bocah di Tangan Ibu Tiri, Eva Rudy Susmanto: Laporkan Jika Ada Kejadian Mengganjal
Berita Terkait
-
Pilunya Kematian Bocah di Tangan Ibu Tiri, Eva Rudy Susmanto: Laporkan Jika Ada Kejadian Mengganjal
-
MAA Tewas Disiksa Ibu Tiri, Tangis Penyesalan Tetangga: Kami Selalu Lihat Luka Lebam, Tapi...
-
Kronologi Lengkap Ibu Tiri Habisi Anak di Bogor, Sandiwara Ayah Kandung Bikin Geram!
-
Pengamat Ungkap 'Jebakan Mental' di Balik Kasus Ibu Tiri Bunuh Anak di Bojonggede, Ini Risikonya
-
Update Kasus Kematian Bocah di Bogor: Ayah Tak Terlibat, Ibu Tiri Pelaku Tunggal Penganiayaan Brutal
Terpopuler
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
Terkini
-
Komitmen Berdayakan Masyarakat, BRI Raih Penghargaan di Hari Desa Nasional 2026
-
Secercah Cahaya di Lubang Tikus Pongkor, Janji Kapolda Jabar Bawa Pulang Gurandil yang Terjebak
-
3 Spot Wisata Alam Aesthetic di Bogor Selatan, Vibesnya Kayak di Ubud!
-
11 Nyawa Melayang di Lorong 'Tikus' Pongkor Bogor, Kapolda Jabar Duga Masih Banyak Korban Terjebak
-
11 Gurandil Tewas di Lubang Maut Pongkor: Berasal dari Sukajaya, Cigudeg dan Nanggung