-
Indonesia akan memulai program Waste To Energy (PSEL) di tujuh wilayah prioritas untuk mengolah sampah menjadi listrik.
-
Menko Pangan Zulhas mengumumkan PSEL akan segera groundbreaking setelah diverifikasi dan ditetapkan melalui surat resmi.
-
PSEL diharapkan mengatasi masalah sampah, menciptakan lapangan kerja, dan menjadi sumber Energi Baru Terbarukan (EBT).
SuaraBogor.id - Indonesia siap memasuki babak baru dalam pengelolaan sampah. Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan (Zulhas) mengumumkan bahwa pembangunan program Waste To Energy atau Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) siap dilaksanakan di tujuh wilayah prioritas di seluruh Indonesia.
"Setelah diverifikasi kita putuskan hari ini, nanti Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup akan bersurat, mungkin nanti saya teken untuk ditetapkan sehingga nanti Danantara mengumumkan pelaksanaan pembangunannya atau groundbreaking di tujuh wilayah," ujar Zulhas setelah Rapat Koordinasi Terbatas Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik di Jakarta pada Jumat (24/10/2025).
Tujuh wilayah yang dinyatakan siap untuk pembangunan PSEL tersebut mencakup area strategis yang memiliki tantangan sampah signifikan:
1. Provinsi Bali
2. Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan sekitarnya
3. Wilayah Bogor Raya (mencakup Kota Bogor dan sekitarnya, serta Kabupaten Bogor dan sekitarnya)
4. Wilayah Tangerang Raya
5. Wilayah Bekasi Raya
6. Wilayah Medan Raya
Baca Juga: Babak Baru Demo Angkot di Bogor, Kasus Pengeroyokan Petugas Dishub Ubah Tuntutan Jadi Laporan Pidana
7. Kota Semarang
Menurut Zulhas, Indonesia telah lama tertinggal dalam pengembangan teknologi PSEL. Untuk mengatasi permasalahan sampah yang kian mendesak dan mendisrupsi lingkungan, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto telah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 109 Tahun 2025. Perpres ini bertujuan untuk mempercepat solusi pengelolaan sampah dengan mengubahnya menjadi energi listrik.
Pembangunan PSEL ini tidak hanya berfungsi sebagai solusi masalah sampah, tetapi juga diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru serta menjadi sumber energi baru terbarukan (EBT) yang krusial menuju transisi energi nasional.
Zulhas berharap jumlah wilayah yang ditetapkan untuk pembangunan PSEL atau Waste To Energy dapat terus bertambah ke depannya, mengingat urgensi masalah sampah di Indonesia. [Antara].
Berita Terkait
-
Babak Baru Demo Angkot di Bogor, Kasus Pengeroyokan Petugas Dishub Ubah Tuntutan Jadi Laporan Pidana
-
Ini Leuwiliang! Destinasi Healing di Bogor yang Punya Curug Spektakuler dan Kuliner Sunda Otentik
-
Reduksi Angkot Mandiri Tak Diapresiasi, Sopir di Bogor: Kami Mau Hidup, Bukan Dihabisi
-
7 Poin Terkini Kematian Tragis Bocah di Bojonggede: Motif Ibu Tiri Hingga Luka Parah
-
Sosok Perempuan yang Menjadi Kunci Keberanian Sugeng Bongkar Pembunuhan Anak di Bojonggede
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Pesan Menohok Bupati Bogor ke Pengelola Dapur MBG: Presiden yang Disalahkan jika Ada Kesalahan
-
Kurangi Limbah Dapur, ibis Styles Bogor Pajajaran Pakai Cangkang Telur Dukung Tani & Pendidikan Anak
-
Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang
-
20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor
-
Dini Hari Kelam di Cigudeg, Motor Trail Honda CRF Milik Warga Wargajaya Raib