-
Bendung Katulampa Bogor sedang diperbaiki besar (27 Okt–2 Nov 2025) untuk ganti pintu air penguras yang sudah rusak karena usia sebagai antisipasi banjir Jakarta.
-
Perawatan ini krusial untuk keamanan jutaan warga hilir; ini baru penggantian pintu air yang kedua sejak Bendung Katulampa dibangun era kolonial Belanda.
-
Pekerjaan Bendung Katulampa menyebabkan penutupan jalan alternatif secara parsial, tetapi petugas menjamin dampak minimal bagi aktivitas dan mobilitas warga sekitar.
SuaraBogor.id - Titik pantau utama aliran Sungai Ciliwung menuju Jakarta, Bendung Katulampa di Kota Bogor, kini tengah menjalani perawatan krusial.
Petugas Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) PSDA Ciliwung memulai penggantian dan pemasangan suku cadang pintu air yang vital pada Senin, 27 Oktober 2025.
Pekerjaan pemeliharaan besar ini dijadwalkan berlangsung hingga 2 November 2025, menjadi langkah antisipasi dini terhadap potensi ancaman banjir, terutama menjelang musim hujan.
Perbaikan ini bukan sekadar perawatan rutin biasa. Menurut catatan petugas, ini adalah kali kedua pintu air Bendung Katulampa mengalami penggantian sejak dibangun pada era kolonial Belanda.
Sebuah pekerjaan bersejarah yang bertujuan untuk memastikan keamanan jutaan warga di wilayah hilir, termasuk Jakarta.
Langkah penggantian pintu air ini merupakan bagian dari perawatan rutin fasilitas pengendali air di Sungai Ciliwung. Fokus utama adalah pada komponen pintu penguras yang kondisinya mulai rusak parah akibat faktor usia.
“Bagian pintu penguras kondisinya sudah termakan usia. Kalau dibiarkan, dikhawatirkan bisa jebol lagi ketika debit air meningkat,” ujar Alwan salah satu petugas UPTD PSDA Ciliwung, dilansir dari Bogordaily -jaringan Suara.com.
Sebagai konsekuensi dari pekerjaan pemeliharaan yang cukup besar ini, akses jalan alternatif di sekitar Bendung Katulampa ditutup sementara. Namun, penutupan ini dilakukan secara parsial, hanya saat proses pemasangan atau penggantian komponen berlangsung, tidak penuh 24 jam.
“Penutupan tidak penuh 24 jam. Kami menyesuaikan dengan waktu kerja agar aktivitas warga tetap berjalan. Koordinasi juga sudah dilakukan dengan pihak kelurahan dan RW setempat,” tambah Alwan.
Baca Juga: Mengapa Warga Rela Pindah dari Depok ke Cibinong Saat CFD? Ternyata Ini 'Racun' Jalan Tegar Beriman
Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jawa Barat menegaskan bahwa perbaikan ini adalah langkah penting untuk menjaga keamanan dan kesiapsiagaan Bendung Katulampa.
Bendung ini merupakan titik pantau utama yang memberikan informasi awal mengenai ketinggian air Sungai Ciliwung yang akan mengalir menuju Jakarta.
Yang lebih menarik, menurut catatan sejarah petugas, pintu air Bendung Katulampa baru dua kali mengalami penggantian sepanjang sejarah pengoperasiannya yang telah berlangsung sejak zaman Belanda. Pekerjaan kali ini menjadi penggantian kedua, menandai momen krusial dalam pemeliharaan infrastruktur bersejarah yang vital ini.
Berita Terkait
-
Mengapa Warga Rela Pindah dari Depok ke Cibinong Saat CFD? Ternyata Ini 'Racun' Jalan Tegar Beriman
-
Kantor Desa Digembok Warga! Protes Keras Janji Palsu Kepala Desa Bojong Kulur
-
Warga Bogor Siap-siap! Mulai Pukul 6 Pagi, Jalan Utama Cibinong Bakal Berubah Jadi Arena Olahraga
-
7 Fakta Mengejutkan Kasus Anak Pejabat di Angkringan Cileungsi, Sekdes dan Tokoh Pemuda Pasang Badan
-
Anak Anggota DPRD Bogor Dianiaya Warga? Sekdes Mekarsari: Itu Fitnah!
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Jangan Terjebak Macet! Pahami Aturan Buka Tutup Jalur Puncak Jelang Idul Fitri
-
Siaga Satu Arah! Polisi Pantau 6 Titik Rawan Macet Puncak Jelang Sore Hari
-
Saat Teman Lain Belajar, Mereka Masih di Jalan: Kisah Siswa Bogor yang Tempuh 2 Jam Perjalanan
-
Simak Jadwal One Way dan Ganjil Genap Puncak Bogor Hari Ini, Sabtu 14 Maret 2026
-
Transaksi Tetap Lancar Saat Libur Lebaran, BRI Andalkan BRImo dan Jaringan ATM Nasional