-
Bupati Bogor menegaskan ASN yang terlibat narkotika tidak akan dilindungi, demi birokrasi yang bersih dan berintegritas.
-
Pemkab Bogor akan rutin gelar tes urine ASN bekerja sama dengan BNN dan Polres sebagai langkah konkret melawan narkoba.
-
Polres Bogor mengungkap 114 kasus narkoba dalam 3 bulan (Agustus-Oktober 2025), amankan 155 tersangka, dan barang bukti total Rp5,8 M.
SuaraBogor.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jawa Barat, menunjukkan komitmen tak main-main dalam memberantas narkoba di lingkungan birokrasi.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa tidak akan ada toleransi maupun perlindungan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terindikasi terlibat penyalahgunaan narkotika.
Pernyataan tegas ini disampaikan Rudy usai menghadiri konferensi pers pengungkapan kasus narkoba di Mapolres Bogor, Cibinong, Selasa, bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.
Sikap tegas Bupati Rudy Susmanto menjadi bagian integral dari upaya mewujudkan birokrasi yang bersih, sehat, dan berintegritas. Ini adalah pesan jelas bagi seluruh ASN agar menjaga diri dari godaan barang haram yang merusak moral dan kinerja.
Bupati Rudy Susmanto tidak ragu menyatakan bahwa narkotika bukan hanya merusak kesehatan individu, tetapi juga menghancurkan moral aparatur dan kinerja pelayanan publik.
Ia menyerukan kepada masyarakat untuk proaktif melaporkan jika menemukan ASN Pemkab Bogor yang terindikasi menggunakan narkotika.
“Apabila di internal penyelenggara pemerintah daerah Kabupaten Bogor ada yang terindikasi menggunakan narkotika, silakan dilaporkan kepada aparat penegak hukum. Kami pastikan Pemerintah Kabupaten Bogor tidak akan memberikan perlindungan apa pun,” tegas Rudy.
Komitmen ini ditegaskan sebagai upaya untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi.
"Kita ingin menghadirkan pemerintahan yang bersih dari narkotika dan obat-obatan. Ini penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga: Gagal 'Swasembada' Ganja untuk Konsumsi Pribadi, Warga Cigudeg Ditangkap Bersama 7 Pohon Harapan
Sebagai langkah konkret, Pemkab Bogor akan menggelar tes urine rutin bagi ASN secara berkelanjutan. Program ini akan bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Polres Bogor.
“Kita sudah merencanakan kegiatan tes urine secara rutin dan berkelanjutan. Nanti dimulai dari salah satu SKPD terlebih dahulu,” kata Rudy.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Rudy Susmanto menyampaikan apresiasi tinggi atas kinerja Kepolisian Resor Bogor. Selama tiga bulan terakhir, Polres Bogor berhasil mengungkap 114 kasus peredaran gelap narkoba dengan total barang bukti senilai sekitar Rp5,8 miliar.
“Pertama kami mengapresiasi seluruh jajaran Polres Bogor. Ini momentum besar, apalagi Kapolres baru menjabat 100 hari kerja, tapi sudah menunjukkan hasil nyata yang sejalan dengan Astacita Presiden Prabowo-Gibran,” ujarnya.
Rudy menyebut, pengungkapan kasus tersebut telah menyelamatkan lebih dari 11 ribu warga dari potensi penyalahgunaan narkoba.
“Kurang lebih 11.000 orang warga Kabupaten Bogor terlindungi dengan adanya hasil kerja Polres Bogor ini,” katanya.
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto merinci keberhasilan jajarannya. Selama periode Agustus hingga Oktober 2025, pihaknya mengungkap 114 perkara tindak pidana narkoba, minuman keras oplosan, dan obat keras. Dari seluruh perkara, polisi mengamankan 155 tersangka (153 laki-laki dan dua perempuan).
Berita Terkait
-
Gagal 'Swasembada' Ganja untuk Konsumsi Pribadi, Warga Cigudeg Ditangkap Bersama 7 Pohon Harapan
-
82.000 Jiwa Terselamatkan, Polres Bogor Sita Narkotika Bernilai Rp5,8 Miliar
-
Geger Penemuan Narkoba: 4,4 Kg Sabu dan Hampir 18 Kg Ganja Disita di Bogor
-
Warga Bogor Siap-siap! Mulai Pukul 6 Pagi, Jalan Utama Cibinong Bakal Berubah Jadi Arena Olahraga
-
Pilunya Kematian Bocah di Tangan Ibu Tiri, Eva Rudy Susmanto: Laporkan Jika Ada Kejadian Mengganjal
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Realisasi Anggaran BTT Pemkab Bogor Baru 41 Persen, Sisa Rp52,1 Miliar Disiapkan untuk Bencana
-
McDonalds Indonesia-YAPI Beri Beasiswa untuk 35 Mahasiswa Baru IPB
-
KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT
-
KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?
-
Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang Dampingi 380 Debitur hingga Lepas dari Rentenir