-
Presiden Prabowo Subianto melantik Rektor IPB Prof. Arif Satria sebagai Kepala BRIN yang baru, menggantikan Laksamana Tri Handoko berdasarkan Keppres 123/P Tahun 2025.
-
Bersamaan dengan itu, Prof. Amarulla Octavian dilantik kembali/diperpanjang masa jabatannya sebagai Wakil Kepala BRIN, berdasarkan Keppres yang ditandatangani hari Senin.
-
Prof. Arif Satria adalah Rektor IPB periode 2023-2028, dikenal sebagai ahli ekologi politik, dan juga aktif menjabat sebagai Ketua Umum ICMI.
SuaraBogor.id - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi melantik Prof. Dr. Arif Satria, S.P., M.A. sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang baru.
Dalam upacara yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025), Presiden juga melantik dan memperpanjang masa jabatan Laksamana Madya TNI (Purn) Prof. Dr. Amarulla Octavian sebagai Wakil Kepala BRIN.
Pengangkatan ini didasarkan pada Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 123/P Tahun 2025 yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto di Jakarta pada tanggal 10 November 2025.
Prof. Arif Satria, yang saat ini masih menjabat sebagai Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), secara resmi menggantikan Kepala BRIN sebelumnya, Laksamana Tri Handoko.
Pelantikan diawali dengan pembacaan Keppres, dilanjutkan dengan pengucapan sumpah jabatan. Dalam panduan Presiden, Prof. Arif Satria dan Prof. Amarulla Octavian berikrar untuk mendedikasikan diri mereka bagi bangsa dan negara.
"Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan memenuhi kewajiban dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya menurut Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta berbakti kepada nusa dan bangsa," ucap Arif Satria dan Amarulla Octavian.
Upacara pelantikan ini turut dihadiri oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Ketua MPR Ahmad Muzani, serta sejumlah menteri Kabinet Merah Putih dan pejabat tinggi negara lainnya.
Prof. Dr. Arif Satria adalah figur yang sangat menonjol di dunia akademisi dan kebijakan publik. Pria kelahiran 17 September 1971 ini merupakan:
- Rektor IPB untuk periode kedua (2023-2028).
- Guru Besar Tetap di Fakultas Ekologi Manusia IPB.
- Dikenal sebagai Ahli Ekologi Politik yang pemikirannya sering menjadi rujukan dalam perumusan kebijakan nasional.
Selain karier akademis, Prof. Arif Satria juga aktif dalam berbagai peran penting di tingkat nasional, termasuk menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) periode 2021-2026, pernah menjadi Ketua Umum Forum Rektor Indonesia (FRI), dan baru-baru ini terpilih sebagai Wakil Ketua Panitia Seleksi KPK pada 2024.
Baca Juga: Siap-siap! Wajah Baru Cibinong 2026: Rudy Susmanto Sulap Kawasan Pemkab Jadi Lebih Terbuka dan Hijau
Karier manajerialnya juga meliputi posisi sebagai Komisaris Utama PTPN Holding (2018-2022).
Berita Terkait
-
Siap-siap! Wajah Baru Cibinong 2026: Rudy Susmanto Sulap Kawasan Pemkab Jadi Lebih Terbuka dan Hijau
-
Minta Rp20 Ribu ke Ojol, Pemalak Puncak Bogor Tak Berkutik Ditangkap di Warung Gorengan
-
Kantor Desa Sukaharja Sukamakmur Bogor Terbakar: Asap Tebal Gemparkan Warga
-
'Gajah Meninggal Tinggalkan Gading', Pesan Misterius Presiden Prabowo soal Warisan Kekuasaan
-
Tiga Fungsi Rahasia Hutan Kota Tajur yang Akan Ubah Wajah Bogor Selamanya
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Viral Pelayanan Jutek di Puskesmas Cisarua, Ini Respons Pimpinan
-
4 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaik untuk Bapak-Bapak di Mei 2026
-
Dedi Mulyadi Ingin Kembalikan Kawasan Batutulis Bogor Jadi Area Hijau dan Sejarah
-
Ingatkan Bupati dan DPRD, KPK Turun Tangan Benahi Perencanaan Anggaran di Kabupaten Bogor
-
KPK Plototi Dana Pokir DPRD Kabupaten Bogor, Sekda: Jangan Sampai Bermasalah Hukum