-
Habib Nabil bin Ridho Al Habsyi mengajak Generasi Muda memperingati Hari Pahlawan dengan meneladani keberanian, keikhlasan, dan pengorbanan para pejuang bangsa.
-
Ia menekankan kepahlawanan harus diwujudkan melalui tindakan nyata: menjaga persatuan dan menebar manfaat bagi sesama, sesuai dengan hadis khairunnas anfa‘uhum linnas.
-
Merawat perjuangan pahlawan harus diisi dengan amal nyata, akhlak mulia, dan kecintaan tulus terhadap bangsa, bukan hanya sekadar mengenang.
SuaraBogor.id - Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November, ulama dan tokoh masyarakat Habib Nabil bin Ridho Al Habsyi menyampaikan pesan mendalam yang relevan bagi generasi muda dan seluruh elemen bangsa.
Ia menyerukan agar momentum bersejarah ini dijadikan ajang untuk meneladani semangat para pejuang dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut Habib Nabil bin Ridho Al Habsyi, Hari Pahlawan bukan hanya sekadar seremoni, melainkan sebuah momentum refleksi untuk meneladani tiga nilai fundamental dari para pejuang bangsa.
"Hari Pahlawan adalah momentum untuk meneladani keberanian, keikhlasan, dan pengorbanan para pejuang bangsa," kata Habib Nabil kepada SuaraBogor.
Habib Nabil menekankan bahwa semangat kepahlawanan harus diterjemahkan ke dalam tindakan nyata, terutama dalam menjaga persatuan dan menebar kebaikan.
Ia mengingatkan tentang ajaran mendasar dalam Islam yang sangat selaras dengan nilai-nilai kepahlawanan.
"Semangat kepahlawanan itu seharusnya hadir dalam diri setiap kita, terutama dalam menjaga persatuan dan menebar manfaat bagi sesama," ujarnya.
Ia mengutip sebuah hadis Nabi Muhammad SAW; “khairunnas anfa‘uhum linnas” yang berarti 'sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lain'. Pesan ini menjadi core value bagi generasi penerus bangsa.
Sebagai penerus estafet perjuangan, tugas generasi saat ini adalah merawat kemerdekaan yang telah direbut dengan darah dan air mata.
Baca Juga: Sosok Ahli Ekologi Politik Resmi Gantikan Tri Handoko Pimpin BRIN, Sinyal Perubahan Arah Riset?
Merawat perjuangan para pahlawan tidak cukup hanya dengan mengenang, tetapi harus diisi dengan amal nyata, akhlak mulia, dan kecintaan tulus terhadap bangsa.
"Kita sebagai penerus para pahlawan harus mampu merawat apa yang telah mereka perjuangkan menjaga persatuan, mengisi kemerdekaan dengan amal, akhlak, dan cinta kepada bangsa sebagaimana diajarkan dalam Islam," tutup Habib Nabil bin Ridho Al Habsyi.
Berita Terkait
-
Sosok Ahli Ekologi Politik Resmi Gantikan Tri Handoko Pimpin BRIN, Sinyal Perubahan Arah Riset?
-
Siap-siap! Wajah Baru Cibinong 2026: Rudy Susmanto Sulap Kawasan Pemkab Jadi Lebih Terbuka dan Hijau
-
Minta Rp20 Ribu ke Ojol, Pemalak Puncak Bogor Tak Berkutik Ditangkap di Warung Gorengan
-
Kantor Desa Sukaharja Sukamakmur Bogor Terbakar: Asap Tebal Gemparkan Warga
-
'Gajah Meninggal Tinggalkan Gading', Pesan Misterius Presiden Prabowo soal Warisan Kekuasaan
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Liburan Seru di Citeureup Bogor, 3 Rekomendasi Destinasi Wisata Keluarga dan Gen Z
-
Pasca OTT PN Depok, KPK Petakan Titik Rawan Korupsi di Lingkungan Peradilan
-
KPK Soroti Korupsi di PN Depok: Gaji Naik Hanya Pengurang Risiko, Bukan Penentu
-
Dukung Program Pemerintah, BRI Salurkan KPP dengan Porsi 49% dari Total Nasional
-
Ketua TP PKK Kabupaten Bogor Desak Jajaran Bijak di Era Digital Demi Kesejahteraan Masyarakat