-
Hobi sepeda tidak harus mahal; banyak pilihan entry-level di bawah Rp5 juta dengan spesifikasi andal, cocok untuk anak muda dan bapak-bapak.
-
Rekomendasi sepeda terbaik di bawah Rp5 juta mencakup Polygon Cascade (MTB), Element Ecosmo (Lipat), Genio Breaker (Gravel), dan United Clifton (Urban).
-
Polygon Cascade menonjol karena durabilitas dan nilai jual kembali yang tinggi, sementara sepeda lipat Element Ecosmo ideal untuk mobilitas urban.
SuaraBogor.id - Bersepeda atau gowes masih menjadi pilihan favorit bagi anak muda untuk flexing sehat di media sosial, maupun bagi bapak-bapak usia produktif yang ingin menjaga kebugaran jantung. Masalahnya, persepsi bahwa hobi sepeda itu mahal seringkali membuat nyali ciut duluan.
Padahal, di tahun 2025 ini, pasar sepeda entry level semakin kompetitif. Dengan budget di bawah Rp5 juta, Anda sudah bisa mendapatkan unit baru dengan spesifikasi mumpuni, frame alloy yang ringan, dan komponen yang badak (awet). Kuncinya adalah jeli memilih merek dan jenis sepeda sesuai kebutuhan medan.
Berikut adalah kurasi editor untuk 4 sepeda terbaik di bawah Rp5 juta yang paling worth it untuk dipinang:
1. Polygon Cascade 4 (MTB/Gunung)
Harga Estimasi: Rp3,5 - Rp3,8 Juta
Jika Anda tipe bapak-bapak yang mengutamakan durabilitas dan nilai jual kembali, Polygon Cascade 4 adalah rajanya. Sepeda gunung (MTB) ini dijuluki "sepeda sejuta umat" bukan tanpa alasan.
Menggunakan frame AL6 Alloy yang ringan namun kokoh, sepeda ini sangat nyaman untuk melibas jalanan aspal kota yang berlubang maupun jalur tanah ringan di pedesaan. Posisi berkendaranya tegak, sehingga ramah untuk pinggang bapak-bapak yang belum terbiasa membungkuk. Suku cadangnya pun tersedia di hampir semua bengkel sepeda di Indonesia.
2. Element Ecosmo Z8 / Z9 (Folding Bike/Lipat)
Harga Estimasi: Rp3,5 - Rp4,5 Juta
Baca Juga: 4 Rekomendasi Sepeda Bekas Paling Seksi 2025: Spek Gahar, Harga Cuma Seperempat Motor
Bagi kaum urban Jakarta atau Surabaya yang memiliki mobilitas tinggi dan menggunakan moda transportasi terintegrasi seperti KRL atau MRT, sepeda lipat adalah solusi mutlak. Element Ecosmo adalah seri paling populer di kelas menengah.
Desainnya stylish dan lipatannya ringkas. Seri Z8 atau Z9 sudah dibekali dengan speed yang cukup untuk tanjakan gedung parkir atau jembatan layang. Kelebihannya, komunitas pengguna Ecosmo sangat besar, sehingga Anda mudah mencari referensi modifikasi agar sepeda tampil lebih "ganteng" saat Car Free Day (CFD).
3. Genio Breaker 2.0 (Gravel/Road Bike)
Harga Estimasi: Rp2,8 - Rp3,5 Juta
Ingin merasakan sensasi ngebut ala road bike tapi takut ban tipis gampang bocor? Genio Breaker 2.0 dengan konsep Gravel adalah jawabannya. Sepeda ini sedang hype di kalangan anak muda karena tampilannya yang sporty dengan drop bar (setang balap), namun menggunakan ban yang sedikit lebih lebar dan bergerigi.
Dengan harga yang sangat terjangkau, sepeda ini cocok untuk pemula yang ingin melatih endurance atau ketahanan fisik jarak jauh. Desain framenya modern dan sangat instagramable untuk konten media sosial Anda.
4. United Clifton (Urban/City Bike)
Harga Estimasi: Rp4 - Rp4,8 Juta
Bagi Anda yang tidak mengejar kecepatan tapi lebih mementingkan gaya dan kenyamanan, United Clifton adalah opsi menarik. Sepeda ini mengusung gaya urban city dengan ban berukuran 700c yang menggelinding mulus di aspal.
Sangat cocok untuk bike to work santai. Dilengkapi dengan operan gigi internal (internal gear) atau model konvensional yang ringkas, perawatannya tergolong minim. Modelnya yang klasik modern membuatnya terlihat mahal, cocok dipadukan dengan outfit kasual saat mampir ke kedai kopi.
Berita Terkait
-
4 Rekomendasi Sepeda Bekas Paling Seksi 2025: Spek Gahar, Harga Cuma Seperempat Motor
-
Ini 4 Rekomendasi Sepeda Anak Usia 3-6 Tahun di Bawah Rp1 Juta, Awet dan Melatih Motorik
-
Back to School! 4 Rekomendasi Sepeda Sekolah Murah dan Nyaman, Mulai 1 Jutaan Aja
-
4 Rekomendasi Sepeda Goes Kekinian untuk Bapak-Bapak Usia 40 Tahun: Tetap Hits dan Sehat
-
Nggak Perlu Mahal! 3 Sepeda Rp1 Jutaan Jadi Incaran Pekerja dan Anak Muda di Tengah Tren Hidup Sehat
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
Terkini
-
Langka! Cap Go Meh Bogor 2026, Saat Budaya Tionghoa Berpadu Syahdu dengan Buka Puasa Ramadan
-
Pastikan Jalur Mudik Lebaran 2026 Aman, Pemkab Bogor Keroyok Perbaikan Jalan Parung-Kemang
-
Simbol Kerukunan Bogor, Hangatnya Bukber dan Santunan Dedie A Rachim di Rumah Ibadah Tionghoa
-
Tersangka AF Lawan Arus di Cibinong Hingga Menelan Korban Jiwa, Hasil Tes Urine Dinanti
-
Polres Bogor Resmi Tahan Majikan ASN BPK Pelaku KDRT ART di Gunung Putri