-
Tren "Bike to School" menghemat biaya transportasi sekaligus menjaga kebugaran siswa. Tersedia banyak pilihan sepeda lokal berkualitas dengan harga terjangkau.
-
Rekomendasi sepeda sekolah mencakup MTB Genio M-341 (tanggguh), City Bike Polygon Lovina (fungsional), dan United Detroit 1.0 (sporty) sesuai kebutuhan siswa.
-
Bagi siswa yang memerlukan fleksibilitas dan kepraktisan, Sepeda Lipat Pacific 2980 RX menjadi pilihan ideal karena mudah dibawa dan disimpan dengan harga ekonomis.
SuaraBogor.id - Tren Bike to School atau bersepeda ke sekolah kembali menggeliat di tahun ajaran ini. Selain menjadi solusi ampuh untuk menghemat uang saku dari biaya transportasi umum atau ojek online, bersepeda juga melatih fisik anak agar tetap bugar di tengah padatnya aktivitas belajar.
Namun, sebagai orang tua, memilih sepeda yang tepat seringkali menjadi dilema. Kita menginginkan sepeda dengan spesifikasi mumpuni dan rangka yang kuat (tahan banting), namun dengan harga yang tetap bersahabat di kantong. Jangan khawatir, pasar sepeda Indonesia kini dibanjiri produk lokal berkualitas dengan harga kompetitif.
Berikut adalah 4 rekomendasi sepeda sekolah yang nyaman, stylish, dan tentunya murah untuk menemani putra-putri Anda menuntut ilmu:
1. Genio M-341 (Si Tangguh Segala Medan)
Jika rute menuju sekolah anak Anda melewati jalanan yang tidak terlalu mulus atau berlubang, jenis Sepeda Gunung (MTB) adalah pilihan terbaik. Genio M-341 adalah juara di kelas entry-level.
Kenapa Cocok? Dilengkapi dengan suspensi depan yang empuk untuk meredam guncangan.
Harga? Sangat terjangkau, berkisar di angka Rp 1.300.000 - Rp 1.500.000.
Fitur? Menggunakan operan gigi yang cukup responsif, memudahkan anak saat menghadapi jalanan menanjak.
2. Polygon Lovina (City Bike Idaman Siswi)
Baca Juga: 4 Rekomendasi Sepeda Goes Kekinian untuk Bapak-Bapak Usia 40 Tahun: Tetap Hits dan Sehat
Untuk pelajar putri yang membawa banyak buku atau bekal, City Bike atau sepeda keranjang adalah opsi paling fungsional. Polygon Lovina sudah menjadi legenda di kategori ini.
Kenyamanan? Desain frame yang melengkung ke bawah memudahkan siswi yang memakai rok seragam untuk naik-turun sepeda dengan sopan dan mudah. Posisi duduk yang tegak juga membuat punggung tidak pegal.
Harga? Sedikit lebih tinggi yakni sekitar Rp 2.000.000, namun durabilitasnya bisa bertahan dari SMP hingga lulus SMA.
Bonus? Keranjang depan yang luas sangat berguna untuk menaruh tas sekolah agar punggung tidak berkeringat.
3. United Detroit 1.0 (Gaya Sporty Kekinian)
Bagi anak laki-laki SMP atau SMA yang ingin tampil cool di depan teman-temannya, United Detroit menawarkan desain yang gagah dengan frame alloy yang ringan namun kokoh.
Kenapa Cocok? Rem cakram mekanik yang pakem memberikan keamanan ekstra saat bermanuver di jalan raya yang padat.
Harga? Mulai dari Rp 2.100.000.
Tampilan? Kabel yang dimasukkan ke dalam rangka membuat sepeda terlihat rapi dan bersih, sangat Instagramable untuk anak muda.
4. Pacific 2980 RX (Praktis dan Bisa Dilipat)
Jika jarak rumah ke sekolah mengharuskan anak menggunakan kombinasi transportasi (misalnya naik KRL atau dijemput mobil di tengah jalan), sepeda lipat adalah solusinya.
Fleksibilitas? Mudah dilipat dalam hitungan detik dan bisa dimasukkan ke bagasi mobil atau diselipkan di pojok kelas (dengan izin guru).
Harga? Sangat ekonomis, mulai dari Rp 1.400.000.
Fitur? Meski kecil, sepeda ini cukup ngebut dan lincah untuk bermanuver di gang-gang sempit ("jalan tikus") menuju sekolah.
Berita Terkait
-
4 Rekomendasi Sepeda Goes Kekinian untuk Bapak-Bapak Usia 40 Tahun: Tetap Hits dan Sehat
-
Rudy Susmanto Lantik Ribuan PPPK: Momen Haru Suradi, Penjaga Sekolah yang 20 Tahun Berjuang
-
Nggak Perlu Mahal! 3 Sepeda Rp1 Jutaan Jadi Incaran Pekerja dan Anak Muda di Tengah Tren Hidup Sehat
-
Sepeda Harga 2 Jutaan Terbaik November 2025: Rekomendasi Jagoan Lipat dan MTB untuk Pemula
-
Mimpi Besar Bilqis, Insinyur Sipil Lulusan Munchen yang Bertekad Ratakan Sekolah di Pelosok Negeri
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
Terkini
-
Langka! Cap Go Meh Bogor 2026, Saat Budaya Tionghoa Berpadu Syahdu dengan Buka Puasa Ramadan
-
Pastikan Jalur Mudik Lebaran 2026 Aman, Pemkab Bogor Keroyok Perbaikan Jalan Parung-Kemang
-
Simbol Kerukunan Bogor, Hangatnya Bukber dan Santunan Dedie A Rachim di Rumah Ibadah Tionghoa
-
Tersangka AF Lawan Arus di Cibinong Hingga Menelan Korban Jiwa, Hasil Tes Urine Dinanti
-
Polres Bogor Resmi Tahan Majikan ASN BPK Pelaku KDRT ART di Gunung Putri