-
Kepemimpinan IPB beralih ke Dr. Alim Setiawan Slamet (43 tahun) dengan semangat muda. Ia ditantang pendahulunya untuk mewujudkan lompatan inovasi global.
-
Tugas utama Dr. Alim adalah mengukuhkan IPB sebagai pemimpin inovasi di Global South dan merealisasikan rencana ambisius pembukaan cabang di Malaysia.
-
Prof. Arif Satria mewariskan komitmen dana Rp3,1 triliun untuk pembangunan tahap 3, termasuk pusat riset ketahanan pangan, dan mendesak mimpi besar baru.
SuaraBogor.id - Era baru kepemimpinan IPB University resmi dimulai dengan semangat muda yang menyala. Dr. Alim Setiawan Slamet, seorang akademisi cemerlang yang baru berusia 43 tahun, kini memegang kemudi salah satu kampus pertanian terbaik di Asia Tenggara.
Namun, tongkat estafet yang diberikan oleh pendahulunya, Prof. Arif Satria, bukan sekadar simbol kekuasaan, melainkan sebundel Pekerjaan Rumah (PR) raksasa yang harus diselesaikan demi membawa IPB ke panggung dunia.
Dalam sambutannya, Arif Satria menekankan bahwa regenerasi adalah kunci keberlanjutan institusi. Memimpin di usia muda bukanlah halangan, melainkan aset untuk berlari lebih kencang.
"Tugas berat bagi rektor menyiapkan rektor berikutnya. Karena regenerasi ini harus disiapkan. Tugas Pak Alim ini berikutnya bagaimana menyiapkan usia rektor yang lebih muda karena pak alim sekarang 43 tahun sudah jadi rektor," ujar Arif Satria di acara Sidang Paripurna Terbuka Majelis Wali Amanat (MWA) yang digelar di IPB, Kamis 11 Desember 2025
Arif Satria tidak ingin penerusnya hanya bekerja dalam mode autopilot. Ia menantang Dr. Alim Setiawan Slamet untuk tidak sekadar melanjutkan program lama, tetapi menciptakan lompatan inovasi baru.
Salah satu PR besar yang belum tuntas adalah mengukuhkan posisi IPB sebagai pemimpin inovasi di negara-negara selatan (Global South Leadership).
"Yang pertama global south leadership innopereneurship. Ini yang belum selesai, banyak yang sudah kita sambangi soal inovasi perguruan tinggi di negara dunia. Karena kita sudah melakukan inovasi yang sudah berjalan. Saya yakin dikemimpinan pak alim ini untuk Global South Leadership bisa terwujud," tegas Arif.
Tak berhenti di situ, visi ekspansi internasional IPB semakin nyata. Arif membocorkan rencana besar untuk membuka cabang IPB di negeri jiran, Malaysia. Komunikasi dengan pemerintah setempat sudah terjalin, namun eksekusinya kini berada di tangan Dr. Alim.
"Semoga IPB ini bisa berdiri di negara lain. Kita juga sudah membahas akan membuka IPB di malaysia, sudah berkomunikasi juga dengan pemerintah disana, tapi belum terlaksana, semoga dengan adanya pak alim ini bisa melanjutkan kedepannya agar bisa terwujud," tambahnya.
Baca Juga: Jantung Ekonomi Mahasiswa IPB Terancam Digusur: Bara di Ujung Tanduk, Pedagang dan Mahasiswa Gelisah
Arif mengungkapkan adanya komitmen dana jumbo untuk pembangunan tahap 3 IPB University.
"Pembangunan IPB University. Pembangunan IPB tahap 3 ini, alhamdulillah ada Rp3,1 triliun untuk IPB semoga komitmen ini bisa diwujudkan, pengadaan sudah dilakukan 2026, ada beberapa hal dalam anggara itu. IPB nanti kedepan akan punya pusat riset soal ketahanan pangan," jelasnya.
Menutup pesannya, Arif Satria mengingatkan bahwa transformasi fakultas seperti yang telah dilakukan pada Sekolah Teknik dan Teknologi harus terus berjalan. Ia berpesan agar Dr. Alim berani bermimpi besar.
"Saya berharap pak Alim ini tidak hanya melanjutkan, tapi harus ada mimpi baru, karena energi baru ini bisa mewujudkan mimpi itu," pungkas Arif.
Berita Terkait
-
Jantung Ekonomi Mahasiswa IPB Terancam Digusur: Bara di Ujung Tanduk, Pedagang dan Mahasiswa Gelisah
-
Dr. Alim Setiawan Resmi Jadi Rektor IPB, MWA Titip Pesan 'DNA Unggul' ke Generasi Muda
-
Kios Bara Terancam Tutup 2026! IPB: Kami Ikuti Arahan Pemkab, Tapi Mahasiswa...
-
Resmi! Dr. Alim Setiawan Terpilih Jadi Rektor IPB University Gantikan Arif Satria
-
Banyak Mahasiswa IPB Putus Kontak dengan Orang Tua Pasca Banjir Sumatera-Aceh
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
5 Rekomendasi Tempat Bukber Asri di Leuwiliang untuk Reuni Sekolah
-
9.867 PPPK Paruh Waktu Kabupaten Bogor Dipastikan Terima THR Tahun Ini
-
Bupati Bogor Kawal Penyaluran Bantuan Presiden agar Tepat Sasaran di Babakan Madang
-
Dukung Udara Bersih, SPBG Bogor Layani 312 Angkot Setiap Hari dengan Energi Ramah Lingkungan
-
Ketua dan Wakil PN Depok Dipecat Sebelum Pemeriksaan Etik Komisi Yudisial