-
Kolaborasi Antarinstansi Kapolres Bogor menegaskan bahwa pemberantasan tambang emas ilegal di Bogor Barat memerlukan sinergi antara kepolisian, TNI, kementerian, dan dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat demi penegakan hukum maksimal.
-
Kendala Teknis Operasi Upaya pembongkaran tambang ilegal sering terkendala bocornya informasi serta lokasi di tengah hutan yang sulit dijangkau, sehingga saat petugas tiba, para pelaku biasanya sudah melarikan diri.
-
Dampak dan Risiko PETI Aktivitas pertambangan emas tanpa izin di wilayah Cigudeg sangat berbahaya karena mengabaikan standar keselamatan kerja, bahkan telah memakan korban jiwa akibat runtuhnya lubang tambang di lokasi tersebut.
SuaraBogor.id - Praktik Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Bogor Barat, khususnya Cigudeg, seolah menjadi benalu yang sulit dicabut.
Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa aktivitas ini merusak lingkungan dan membahayakan nyawa, para penambang liar alias gurandil tetap eksis.
Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, bahkan blak-blakan mengenai tantangan berat yang dihadapi jajarannya.
Penasaran kenapa tambang ilegal ini begitu sakti? Berikut adalah 3 fakta menarik di balik sulitnya memberantas PETI di Bogor Barat:
1. Razia Sering "Zonk" Diduga Bocor Duluan
Fakta pertama yang bikin geleng-geleng kepala adalah fenomena "operasi senyap" yang gagal senyap. Kapolres mengakui bahwa setiap kali timnya melakukan penggerebekan, lokasi tambang mendadak sepi bak kota hantu.
"Beberapa lokasi sudah kita datangi, sudah kita bongkar karena begitu kita datang rata-rata sudah dibersihkan orang-orangnya sudah tidak ada tinggal peralatannya," ungkap Wikha.
Hal ini memunculkan dugaan kuat adanya "cepu" atau informan yang membocorkan rencana razia kepada para pelaku, sehingga mereka punya waktu untuk kabur sebelum polisi tiba. Kucing-kucingan ini membuat penegakan hukum menjadi tidak efektif.
2. Polisi Tak Bisa Kerja Sendirian (Single Fighter)
Baca Juga: Benarkah Isi Bensin Siang Hari Lebih Rugi? Dosen IPB Bongkar Faktanya Secara Ilmiah
Fakta kedua adalah kompleksitas masalah yang tidak bisa diselesaikan hanya dengan borgol polisi. Wikha menegaskan bahwa Polri butuh dukungan "keroyokan" dari instansi lain.
"Penegakannya tidak hanya dilakukan oleh Polres Bogor, namun kita berkoordinasi dengan TNI, kementerian juga sudah turun kesini, Mabes Polri," jelasnya.
Selain itu, dukungan warga setempat juga sangat krusial. Tanpa laporan yang jujur dan keberanian masyarakat menolak tambang ilegal, polisi akan kesulitan memetakan jaringan sindikat ini.
3. Medan Ekstrem di Tengah Hutan
Faktor geografis menjadi benteng alami bagi para penambang liar. Lokasi PETI umumnya tersembunyi jauh di dalam hutan dengan akses yang sangat sulit dijangkau kendaraan taktis kepolisian.
"Karena lokasinya biasanya masuk ke dalam hutan, tempat yang cukup jauh," tambah Wikha.
Berita Terkait
-
Benarkah Isi Bensin Siang Hari Lebih Rugi? Dosen IPB Bongkar Faktanya Secara Ilmiah
-
Rencana GOR Dibatalkan, Lahan di Samping STIN Dialihkan untuk Hunian Pasukan Pengamanan Presiden
-
Cek Jadwal KRL Bogor-Jakarta 8 Januari 2026: Jam Keberangkatan Awal hingga Kereta Terakhir
-
Megamendung Punya 5 Spot Wisata 'Hidden Gem' Paling Hits di Puncak, Wajib Mampir
-
Tembok Villa di Ciawi Ambruk Dihantam Hujan, Rumah Rusak hingga Motor Warga Tertimbun
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
4 Fakta Tangsel Terjepit Krisis Sampah Usai Bogor dan Serang Tutup Pintu
-
Presiden Prabowo Apresiasi Prestasi Bersejarah SEA Games 2025, BRI Salurkan Bonus Atlet Indonesia
-
Pemkab Bogor Hentikan Paksa Kiriman Sampah Tangsel di Cileungsi
-
3 Rekomendasi Sadel Syte dan Gel Terbaik, Solusi Murah Agar Tulang Duduk Gak Tersiksa
-
Bukan Cuma Jinakkan Api, Damkar Bogor Jadi Pahlawan Penyelamatan Ribuan Kali di 2025