-
Lima pria dilarikan ke klinik di Nanggung, Bogor, dengan gejala sesak napas dan sakit kepala hebat tanpa luka fisik, tak lama setelah insiden asap tebal di tambang Antam.
-
Meski manajemen Antam menyatakan karyawan resmi aman, muncul dugaan kuat bahwa penambang ilegal (gurandil) menjadi korban paparan gas berbahaya yang merembes masuk ke lubang-lubang tikus di sekitar area.
-
Kepolisian sedang menyelidiki keterkaitan antara kelima pasien misterius tersebut dengan insiden asap Antam, guna memastikan apakah mereka merupakan penambang tanpa izin yang terjebak di lokasi saat kejadian.
SuaraBogor.id - Teka-teki mengenai adanya korban dalam insiden munculnya asap tebal di lubang pertambangan PT Antam UPBE Pongkor, Bogor, perlahan mulai menemukan titik terang.
Meski manajemen PT Antam telah menegaskan bahwa seluruh karyawannya aman dan tidak ada yang menjadi korban, fakta di lapangan menunjukkan fenomena yang mencurigakan.
Baru-baru ini, beredar kabar bahwa sejumlah penambang emas tanpa izin (PETI) atau yang akrab disebut gurandil diduga kuat menjadi korban paparan asap gas tersebut.
Dugaan ini semakin menguat setelah ditemukannya lima orang pasien laki-laki yang dilarikan ke salah satu klinik di wilayah Desa Kalong Liud, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, tak lama setelah insiden terjadi.
Berdasarkan penelusuran SuaraBogor dan informasi yang dihimpun, kelima pasien tersebut datang dalam kondisi yang cukup mengkhawatirkan.
Dalam beberapa foto dokumentasi yang beredar terbatas, terlihat para pasien pria tersebut berbaring tak berdaya di atas kasur klinik dengan latar belakang dinding berwarna hijau.
Mereka tampak mendapatkan penanganan medis intensif berupa bantuan oksigen. Pemandangan ini sejalan dengan gejala orang yang terpapar gas berbahaya atau kekurangan oksigen di ruang tertutup, seperti di dalam lubang tambang.
Dokter Umum Klinik yang menangani pasien-pasien tersebut, dr. Aditya, memberikan keterangan medis yang memperkuat dugaan adanya paparan gas.
Ia mengungkapkan bahwa kelima pasien datang dengan keluhan seragam, namun anehnya tidak memiliki tanda-tanda kekerasan fisik atau kecelakaan kerja biasa (seperti tertimpa batu).
Baca Juga: 6 Fakta Jalan Khusus Tambang Bogor Senilai Rp100 Miliar yang Wajib Kamu Tahu
"Tidak ada luka yang menyertai tubuhnya tidak ada yang bagian luar. Keluhan utamanya itu sesak, sakit kepala," ujarnya kepada wartawan.
Gejala klinis berupa sesak napas dan sakit kepala adalah indikator klasik dari keracunan gas Karbon Monoksida (CO) atau Karbon Dioksida (CO2) dalam konsentrasi tinggi, persis seperti kondisi gas yang dilaporkan muncul di level tambang Antam sebelumnya.
Sisi misterius dari kasus ini adalah ketertutupan informasi mengenai latar belakang pasien. dr. Aditya mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab spesifik yang membuat kelima pria tersebut mengalami gejala serupa secara bersamaan. Sebagai tenaga medis, ia memegang teguh etika privasi pasien dan fokus pada penyembuhan.
"Saya tidak menanyakan (Namanya) dengan jelas karena itu kan ranah privasi pasien," katanya.
Ia juga mengaku tidak mengetahui profesi para pasien tersebut.
Kabar baiknya, kelima pasien misterius tersebut telah melewati masa kritis. Setelah mendapatkan perawatan dan observasi ketat, kondisi mereka dinyatakan membaik.
"Observasi saja," tukasnya.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan apakah kelima orang ini benar-benar penambang ilegal yang masuk ke area Antam atau bukan.
Sebelumnya, Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, tidak menutup mata terhadap spekulasi ini. Ketika kabar asap Antam menyebar, ia telah menyentuh kemungkinan adanya korban di luar lingkup karyawan resmi.
"Rumor tentang gurandil atau penambang emas tanpa izin yang mungkin turut menjadi korban di lubang-lubang tikus sekitar area PT Antam, juga menyeruak," ujarnya, Rabu 15 Januari 2025 malam.
Kala itu, Kapolres mengakui adanya dugaan kemungkinan asap dari PT Antam tersebut masuk ke lubang-lubang para gurandil yang sedang mencari emas.
"Dugaan mungkin, kebocoran masuk ke lubang-lubang ini. Ada dugaan," ucapnya.
Tag
Berita Terkait
-
6 Fakta Jalan Khusus Tambang Bogor Senilai Rp100 Miliar yang Wajib Kamu Tahu
-
Misteri Asap di Pongkor Bogor: Video Evakuasi Penambang Emas Ilegal Bocor, Ada Korban Jiwa?
-
Mencari Kebenaran di Balik Asap Nanggung Bogor, Akankah Ada Temuan di Lubang-lubang Tikus?
-
Polres Bogor Telusuri Asap Misterius di PT Antam
-
Klarifikasi PT Antam: Tidak Ada Ledakan dan Korban Jiwa, Operasional Berjalan Normal
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
BGN Sentil Menu Ramadan, Instruksikan SPPG Transparan Harga: Jangan Kirim Bahan Tak Layak
-
Membangun Fondasi Masa Depan, BGN Fokus Intervensi Gizi di Dua Titik Kritis Anak
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bogor, Depok dan Cianjur Sabtu 28 Februari 2026
-
Viral! Sebulan Laporan Pelecehan di KRL Bogor Menggantung, Korban Akhirnya Speak Up di Medsos
-
Bogor Dikepung Cuaca Ekstrem, Menko AHY Dorong Infrastruktur Adaptif di Kota Hujan