Andi Ahmad S
Jum'at, 16 Januari 2026 | 05:19 WIB
Demo Tambang di Cigudeg Bogor [Diskominfo/HO/SuaraBogor]
Baca 10 detik
  • Kepastian Jadwal Pencairan Bansos Pemprov Jabar akan mencairkan bansos bagi warga terdampak penutupan tambang di Bogor Barat pada 21-22 Januari 2026. Dana ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat selama masa transisi pemulihan lingkungan.

  • Sasaran Penerima dan Besaran Dana Sebanyak 15.293 KK di Parungpanjang, Cigudeg, dan Rumpin akan menerima total Rp9 juta per keluarga. Anggaran fantastis sebesar Rp135 miliar telah disiapkan untuk mendukung pemulihan ekonomi warga terdampak.

  • Kebijakan Berbasis Regulasi, Bukan Tekanan Pencairan bansos ini merupakan implementasi Surat Keputusan Gubernur tahun 2025, bukan respon spontan terhadap demonstrasi. Langkah ini murni hasil koordinasi birokrasi antara Pemerintah Kabupaten Bogor dan Pemerintah Provinsi.

3. Anggaran Fantastis Rp135 Miliar

Untuk menopang belasan ribu keluarga tersebut, pemerintah harus merogoh kocek sangat dalam. Pemerintah Provinsi Jawa Barat disebut harus menyediakan dana sebesar Rp135 miliar. Angka jumbo ini bukan tanpa alasan.

Dana kompensasi sebesar Rp135 miliar tersebut diperuntukkan bagi 15.000 warga selama jangka waktu tiga bulan.

Kalkulasinya, masing-masing keluarga menerima total Rp9.000.000, atau sebesar Rp3.000.000 untuk satu bulan pencairan. Ini adalah bentuk yang serius dari pemerintah di tengah pembekuan aktivitas ekonomi tambang.

4. Bukan Reaksi Panik Akibat Demo

Banyak spekulasi beredar di kalangan anak muda dan aktivis bahwa bansos ini cair karena "ditekan" oleh aksi massa. Namun, fakta di lapangan membuktikan sebaliknya.

Kebijakan ini merupakan tindak lanjut terukur dari Surat Keputusan Gubernur Nomor 7920/ES.09/PEREK tertanggal 25 September 2025.

Bupati Rudy menegaskan bahwa kepastian pencairan ini bukan karena ada tekanan dari massa aksi, tetapi hasil komunikasi yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Bogor dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat jauh-jauh hari. Jadi, ini murni birokrasi yang bekerja, bukan reaksi spontan.

Baca Juga: Keringat Dingin Hingga Pasien Misterius: Ini 10 Fakta Mengejutkan di Balik Tragedi Asap Pongkor

Load More