Andi Ahmad S
Sabtu, 17 Januari 2026 | 16:57 WIB
Ilustrasi hiburan malam dan tempat karaoke di Bogor. (Pixabay/ StockSnap)
Baca 10 detik
  • Kericuhan dan dugaan pengeroyokan terjadi di KTV Princess Parung pada Jumat dini hari akibat perselisihan pengunjung yang memaksa minta perpanjangan waktu karaoke namun ditolak karena operasional tempat segera berakhir.

  • Insiden kekerasan di tempat hiburan malam tersebut mengakibatkan seorang pegawai laki-laki menjadi korban pemukulan, sementara para pemandu lagu atau LC juga turut menjadi korban dalam keributan yang terjadi.

  • Pelaku pengeroyokan diduga langsung melarikan diri dari lokasi tanpa membayar tagihan karaoke, sementara pihak kepolisian hingga saat ini belum memberikan keterangan resmi mengenai identitas para pelaku maupun penanganan kasus.

SuaraBogor.id - Dunia hiburan malam di wilayah Kabupaten Bogor kembali tercoreng oleh aksi premanisme yang meresahkan. Kabar tidak sedap datang dari salah satu tempat karaoke populer, KTV Princess.

Alih-alih mendapatkan hiburan pelepas penat, tempat yang berlokasi di Ruko Pelangi, Jalan Raya Parung ini justru menjadi arena baku hantam pada Jumat dini hari, 16 Januari 2026.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 03.00 WIB ini mendadak viral di media sosial setelah akun informasi warga mengunggah laporan kejadian.

Pemicunya terdengar sepele namun fatal ego pengunjung yang tidak mau mengikuti aturan jam operasional.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, keributan bermula ketika sekelompok pengunjung sedang asyik berkaraoke.

Ketika waktu operasional tempat hiburan tersebut hendak berakhir, para pengunjung ini dikabarkan meminta perpanjangan waktu karaoke hingga pagi hari.

Namun, permintaan tersebut ditolak oleh pihak manajemen KTV Princess karena terbentur aturan jam tutup operasional.

Penolakan yang seharusnya dimaklumi ini justru direspons dengan emosi yang meledak-ledak oleh para tamu tak diundang tersebut. Cekcok mulut pun tak terhindarkan antara pengunjung dan staf yang bertugas.

Situasi di dalam room maupun lobi karaoke memanas dengan cepat. Emosi pengunjung yang tak terkendali berujung pada tindakan anarkis.

Baca Juga: Bansos Rp3 Juta Cair Minggu Depan untuk 15 Ribu Warga Terdampak Tambang Bogor, Cek 4 Faktanya

Laporan warga yang diunggah akun Instagram @rekambogor memberikan gambaran betapa kacaunya situasi saat itu.

"Info kejadian semalam (Jumat, 16/01) sekitar jam 3 pagi. Membuat kerusuhan atau pengeroyokan para waitress LC pun jdi korban. Semoga cepat ketangkep di salah satu mereka ini. mau hiburan kok nggak mau bayar bill. malah bikin risuh Room Princes ktv," tulis warga dalam aduannya yang kini menjadi sorotan netizen.

Tidak hanya para pemandu lagu yang menjadi korban intimidasi dan kekerasan, seorang pegawai laki-laki juga dilaporkan menjadi korban pemukulan fisik dalam insiden pengeroyokan tersebut.

Tindakan para pelaku ini benar-benar membuat geram warga dan netizen. Setelah membuat kerusuhan dan melakukan kekerasan fisik terhadap pegawai yang sedang mencari nafkah, para pelaku diduga langsung meninggalkan lokasi alias kabur.

Parahnya, mereka pergi tanpa menyelesaikan kewajiban pembayaran tagihan sama sekali.

Hingga berita ini diturunkan, insiden ini masih menjadi perbincangan hangat di kalangan warga Parung. Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait identitas para pelaku maupun perkembangan penanganan kasus tersebut.

Load More