-
Kericuhan dan dugaan pengeroyokan terjadi di KTV Princess Parung pada Jumat dini hari akibat perselisihan pengunjung yang memaksa minta perpanjangan waktu karaoke namun ditolak karena operasional tempat segera berakhir.
-
Insiden kekerasan di tempat hiburan malam tersebut mengakibatkan seorang pegawai laki-laki menjadi korban pemukulan, sementara para pemandu lagu atau LC juga turut menjadi korban dalam keributan yang terjadi.
-
Pelaku pengeroyokan diduga langsung melarikan diri dari lokasi tanpa membayar tagihan karaoke, sementara pihak kepolisian hingga saat ini belum memberikan keterangan resmi mengenai identitas para pelaku maupun penanganan kasus.
SuaraBogor.id - Dunia hiburan malam di wilayah Kabupaten Bogor kembali tercoreng oleh aksi premanisme yang meresahkan. Kabar tidak sedap datang dari salah satu tempat karaoke populer, KTV Princess.
Alih-alih mendapatkan hiburan pelepas penat, tempat yang berlokasi di Ruko Pelangi, Jalan Raya Parung ini justru menjadi arena baku hantam pada Jumat dini hari, 16 Januari 2026.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 03.00 WIB ini mendadak viral di media sosial setelah akun informasi warga mengunggah laporan kejadian.
Pemicunya terdengar sepele namun fatal ego pengunjung yang tidak mau mengikuti aturan jam operasional.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, keributan bermula ketika sekelompok pengunjung sedang asyik berkaraoke.
Ketika waktu operasional tempat hiburan tersebut hendak berakhir, para pengunjung ini dikabarkan meminta perpanjangan waktu karaoke hingga pagi hari.
Namun, permintaan tersebut ditolak oleh pihak manajemen KTV Princess karena terbentur aturan jam tutup operasional.
Penolakan yang seharusnya dimaklumi ini justru direspons dengan emosi yang meledak-ledak oleh para tamu tak diundang tersebut. Cekcok mulut pun tak terhindarkan antara pengunjung dan staf yang bertugas.
Situasi di dalam room maupun lobi karaoke memanas dengan cepat. Emosi pengunjung yang tak terkendali berujung pada tindakan anarkis.
Baca Juga: Bansos Rp3 Juta Cair Minggu Depan untuk 15 Ribu Warga Terdampak Tambang Bogor, Cek 4 Faktanya
Laporan warga yang diunggah akun Instagram @rekambogor memberikan gambaran betapa kacaunya situasi saat itu.
"Info kejadian semalam (Jumat, 16/01) sekitar jam 3 pagi. Membuat kerusuhan atau pengeroyokan para waitress LC pun jdi korban. Semoga cepat ketangkep di salah satu mereka ini. mau hiburan kok nggak mau bayar bill. malah bikin risuh Room Princes ktv," tulis warga dalam aduannya yang kini menjadi sorotan netizen.
Tidak hanya para pemandu lagu yang menjadi korban intimidasi dan kekerasan, seorang pegawai laki-laki juga dilaporkan menjadi korban pemukulan fisik dalam insiden pengeroyokan tersebut.
Tindakan para pelaku ini benar-benar membuat geram warga dan netizen. Setelah membuat kerusuhan dan melakukan kekerasan fisik terhadap pegawai yang sedang mencari nafkah, para pelaku diduga langsung meninggalkan lokasi alias kabur.
Parahnya, mereka pergi tanpa menyelesaikan kewajiban pembayaran tagihan sama sekali.
Hingga berita ini diturunkan, insiden ini masih menjadi perbincangan hangat di kalangan warga Parung. Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait identitas para pelaku maupun perkembangan penanganan kasus tersebut.
Berita Terkait
-
Bansos Rp3 Juta Cair Minggu Depan untuk 15 Ribu Warga Terdampak Tambang Bogor, Cek 4 Faktanya
-
Keringat Dingin Hingga Pasien Misterius: Ini 10 Fakta Mengejutkan di Balik Tragedi Asap Pongkor
-
Misteri 5 Pria Sesak Napas di Klinik Nanggung: Benarkah Korban Asap Pongkor yang Tak Diakui?
-
6 Fakta Jalan Khusus Tambang Bogor Senilai Rp100 Miliar yang Wajib Kamu Tahu
-
Misteri Asap di Pongkor Bogor: Video Evakuasi Penambang Emas Ilegal Bocor, Ada Korban Jiwa?
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT
-
KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?
-
Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang Dampingi 380 Debitur hingga Lepas dari Rentenir
-
Tangani Kebakaran TPAS Galuga 24 Jam, Bupati Bogor Kerahkan Tim Patroli Jalan Kaki hingga Alat Berat
-
Berjibaku 24 Jam di TPAS Galuga, Sinergi Bogor Raya Tekan Kobaran Api Hingga Sisa Titik Akhir