-
Kepala Desa Bangun Jaya, Haji Abdul Halim, memberikan konfirmasi resmi bahwa enam orang warganya tewas akibat menghirup asap beracun saat melakukan aktivitas penambangan di lubang tambang PT Antam Pongkor.
-
Terjadi perbedaan informasi yang sangat tajam antara otoritas desa dengan pihak kepolisian, di mana Kapolsek Nanggung membantah adanya korban jiwa dan menyebut video evakuasi yang beredar luas adalah disinformasi.
-
Tragedi ini diduga menelan korban lebih banyak dari berbagai daerah, termasuk warga asal Cipanas, Banten, yang mengindikasikan bahwa risiko tinggi penambangan ilegal seringkali melibatkan kelompok warga dari luar wilayah.
SuaraBogor.id - Kabar soal adanya korban meninggal dunia di tragedi kepulan asap area pertambangan PT Antam Pongkor Nanggung, Bogor, Jawa Barat sempat menapatkan bantahan dari pihak kepolisian Polres Bogor.
Teka-teki simpang siur mengenai adanya korban jiwa dalam insiden kepulan asap di area pertambangan PT Antam Pongkor Nanggung itu akhirnya terjawab sudah.
Setelah sebelumnya pihak berwenang sempat menyatakan nihil korban, fakta di lapangan justru berbicara lain. Kabut duka kini menyelimuti Desa Bangun Jaya, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor.
Informasi valid akhirnya muncul dari otoritas desa setempat. Kepala Desa Bangun Jaya, Haji Abdul Halim, membenarkan kabar buruk yang sempat dianggap rumor tersebut.
Ia mengonfirmasi bahwa ada enam warga Desa Bangun Jaya Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor yang tewas akibat menghirup asap dari lubang tambang PT Antam Pongkor tersebut.
Pengakuan ini seolah menjadi antitesis dari pernyataan-pernyataan sebelumnya yang menyebutkan kondisi aman terkendali.
Kades Abdul Halim merinci bahwa seluruh korban berasal dari satu kampung yang sama.
Keenam warga Cigudeg yang tewas tersebut semua berasal dari kampung Cimapag Hilir Desa Bangun Jaya Kecamatan Cigudeg.
Hal ini menandakan bahwa aktivitas penambangan yang diduga dilakukan secara ilegal atau gurandil seringkali dilakukan secara berkelompok oleh warga dalam satu lingkungan tetangga.
Baca Juga: Jaga Wilayah Ring 1 Tetap Kondusif, Bupati Rudy Susmanto Temui Danpaspampres
Dalam konfirmasinya kepada awak media, Haji Abdul Halim tidak menutupi data warganya.
"Ya betul warga bangunjaya kp cimapag hilir ada 6 orang," ungkap Haji Abdul Halim dengan nada prihatin kepada Suara.com.
Polisi Bantah Ada Korban Jiwa Vs Informasi Dilapangan
Jagat maya kembali dibuat gempar oleh beredarnya rangkaian video mencekam yang dinarasikan sebagai tragedi kemanusiaan di wilayah Nanggung, Kabupaten Bogor.
Video-video tersebut menampilkan adegan dramatis evakuasi korban yang diduga keracunan asap dari lubang tambang PT Antam hingga ada yang tak sadarkan diri.
Tak berhenti di situ, Suara.com bahkan menerima rekaman visual lain yang lebih mengerikan jenazah yang sudah dikafani, diklaim sebagai korban jiwa akibat insiden tersebut.
Berita Terkait
-
Jaga Wilayah Ring 1 Tetap Kondusif, Bupati Rudy Susmanto Temui Danpaspampres
-
Sudah Main Pukul, Ogah Bayar Pula! Viral Kerusuhan di KTV Princess Parung, Waitress Jadi Korban
-
Modus Talangan Dana Desa Berujung Bui, Kades Mekargalih Cianjur Resmi Ditahan Polisi
-
Bansos Rp3 Juta Cair Minggu Depan untuk 15 Ribu Warga Terdampak Tambang Bogor, Cek 4 Faktanya
-
Keringat Dingin Hingga Pasien Misterius: Ini 10 Fakta Mengejutkan di Balik Tragedi Asap Pongkor
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Realisasi Anggaran BTT Pemkab Bogor Baru 41 Persen, Sisa Rp52,1 Miliar Disiapkan untuk Bencana
-
McDonalds Indonesia-YAPI Beri Beasiswa untuk 35 Mahasiswa Baru IPB
-
KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT
-
KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?
-
Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang Dampingi 380 Debitur hingga Lepas dari Rentenir