- Suderajat, pedagang asal Bogor, dianiaya oknum aparat di Kemayoran Jakarta Pusat pada Sabtu pekan lalu.
- Penganiayaan bermula dari tuduhan bahwa es kue dagangan Suderajat adalah barang palsu karena tekstur yang berbeda.
- Akibat penganiayaan, Suderajat mengalami trauma fisik dan terhenti totalnya penghasilan harian untuk menafkahi keluarga.
"Masih mau jualan, tapi takut ditonjok lagi sama orang itu, takut was was," akunya.
Ia bahkan berencana pindah lokasi jualan karena rasa khawatir yang mendalam.
Kondisi ini diperparah dengan keadaan rumahnya di Bojonggede yang baru saja ambruk akibat cuaca buruk.
"Ia, dibenerin pak RW dan pak lurah. mulai dibenerin kemarin hari senin, karena ambruk air hujan dan ada kucing kawin kejeblos," ceritanya.
Hingga saat ini, Suderajat belum memeriksakan luka-luka di tubuhnya ke rumah sakit. Alasannya klasik namun menohok ketiadaan biaya. "Belum duitnya gak ada," singkatnya.
Untuk makan sehari-hari pasca-musibah, ia terpaksa ngutang di warung. Padahal, ia masih memiliki tanggungan anak sekolah.
"Yang sekolah 3 orang, yang satu tidak sekolah. yang sekolah yang kecil yang laki dan yang cewek, yang kecil 2 SD, yang besar SMA duitnya saya gak ada berhenti sekolahnya," paparnya.
Berita Terkait
-
3 Spot Wisata Alam 'Aesthetic' di Bogor Barat yang Cocok Buat Healing Tipis-Tipis
-
Fatayat NU Siap Jadi Motor Ekonomi Perempuan di Pelosok Bogor
-
Wajah Baru Transportasi Bogor: Angkot Tua Bakal Dihapus, Skema Ganti Kendaraan Diperketat
-
Lautan Manusia di Pakansari: UAS dan Bupati Rudy Susmanto Ketuk Pintu Langit untuk Bogor
-
3 Spot Wisata Hits di Bogor Timur Buat Healing Tipis-Tipis Akhir Pekan
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, UMKM Makin Naik Kelas
-
Tati Purwanti Buktikan Mantan PMI Bisa Sukses, Bubur Cirebon Kini Hadir di Taipei
-
Kecelakaan Tunggal Cileungsi-Jonggol, Penumpang Bak Pikap Tewas Usai Tabrak Tiang Listrik
-
Sentul City Serahkan 423 Sertifikat Tanah PSU ke Pemkab Bogor
-
Dipicu Angin Kencang, Titik Api Baru Kembali Membakar TPA Galuga Bogor