- Pemkab Bogor mempersiapkan lelang pembangunan Gedung PMI dan Klinik Pratama BNN sebagai dua proyek fokus tata ruang 2026.
- Sebanyak sepuluh proyek strategis telah ditetapkan Pemkab Bogor, mencakup infrastruktur dan pelayanan publik hingga tahun 2026.
- Proyek prioritas tersebut dipersiapkan lelangnya untuk mempercepat realisasi dan dampak langsung pada layanan kemanusiaan dan narkotika.
SuaraBogor.id - Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kini fokus menggarap dua proyek strategis penting di sektor penataan ruang.
Proses lelang untuk pembangunan Gedung PMI dan Klinik Pratama BNN pada Tahun Anggaran 2026 telah mulai disiapkan, menandai komitmen pemerintah daerah untuk mempercepat realisasi program-program yang berdampak langsung pada pelayanan masyarakat.
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman sekaligus Plt. Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto, mengonfirmasi bahwa kedua proyek tersebut saat ini telah memasuki tahap persiapan lelang. Ini adalah langkah krusial dalam percepatan realisasi program strategis daerah.
Pembangunan Gedung PMI dan Klinik Pratama BNN merupakan bagian dari investasi infrastruktur Pemkab Bogor untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di berbagai sektor:
- Gedung PMI: Palang Merah Indonesia (PMI) memiliki peran vital dalam penanganan bencana, donor darah, dan kegiatan kemanusiaan. Pembangunan gedung baru atau renovasi diharapkan dapat mendukung operasional PMI yang lebih optimal dalam melayani masyarakat Kabupaten Bogor.
- Klinik Pratama BNN: Kehadiran klinik Badan Narkotika Nasional (BNN) akan memperkuat upaya pencegahan, rehabilitasi, dan pemberantasan narkoba di Kabupaten Bogor. Ini menjadi fasilitas penting untuk mendukung program anti-narkoba dan menyediakan layanan kesehatan bagi pecandu.
“Untuk yang strategis di dinas penataan dan tata ruang itu Gedung PMI sama BNN, sekarang sudah mau proses persiapan lelang,” ujar Eko Mujiarto, dilansir dari Antara.
Ia menjelaskan, dari total program strategis yang ditetapkan Pemerintah Kabupaten Bogor pada 2026, terdapat dua proyek yang menjadi fokus di lingkup Dinas Pertanahan dan Tata Ruang.
Menurut dia, kedua proyek tersebut diprioritaskan karena memiliki dampak langsung terhadap pelayanan publik, khususnya di bidang kemanusiaan dan penanganan penyalahgunaan narkotika.
Pemkab Bogor sebelumnya telah menetapkan 10 program strategis Tahun Anggaran 2026 melalui Keputusan Bupati sebagai pedoman pembangunan yang berdampak luas bagi masyarakat.
Program tersebut meliputi pembangunan Jembatan Situ Nanggereng pada ruas Jalan Bojonggede–Kemang di Kecamatan Tajur Halang dengan nilai anggaran Rp60 miliar, serta pembangunan Gedung Creative Hub senilai Rp29,47 miliar.
Baca Juga: Jadi Jalur Favorit, Pemudik Motor 'Gempur' Jalur Utama Cianjur di Pagi dan Petang Hari
Selain itu, terdapat pembangunan Gedung PMI Kabupaten Bogor dengan alokasi anggaran Rp24,36 miliar, relokasi Puskesmas Ciderum di Kecamatan Caringin sebesar Rp15 miliar, dan pembangunan Kantor Kecamatan Gunung Sindur senilai Rp12,59 miliar.
Program strategis lainnya mencakup pembangunan lapangan tembak senilai Rp12 miliar, penataan Lapangan Tegar Beriman yang terintegrasi dengan kawasan taman kantor bupati dan Masjid Baitul Faidzin sebesar Rp11,16 miliar, serta lanjutan pembangunan Pasar Hewan Jonggol senilai Rp4,93 miliar.
Kemudian, pembangunan Pasar Benih Ikan Ciseeng tahap III dengan anggaran Rp2,98 miliar dan pembangunan Klinik Pratama BNN Kabupaten Bogor sebesar Rp1,69 miliar.
Eko menegaskan proses lelang yang tengah dipersiapkan menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh proyek strategis tersebut dapat direalisasikan tepat waktu dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
“Ini bagian dari upaya percepatan agar program strategis bisa segera berjalan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.
Berita Terkait
-
Jadi Jalur Favorit, Pemudik Motor 'Gempur' Jalur Utama Cianjur di Pagi dan Petang Hari
-
Catat! ASN Bogor WFH Setiap Jumat
-
Polisi Ungkap Kronologi Penemuan Alfin di Cikeas, Ada Kaitan dengan Kasus Penipuan?
-
Balik Mudik Tenang! Pemkab Bogor Fasilitasi 900 Warga Pulang dari Solo-Semarang
-
Kondisi Mengenaskan, Teka-teki Kematian Alfin yang Hilang 2 Pekan di Bogor
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Trauma Proyek Mangkrak, Warga Kayumanis Tegas Tolak Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Debat Panas PSEL Kayumanis Bogor: Warga Khawatir Bau, DLH Janjikan Teknologi Standar Dunia
-
5 Alasan Bupati Bogor Rudy Susmanto Sebut Pameran APFI 2026 Sebagai 'Lorong Sejarah' Bangsa
-
6 Fakta Bentrok Suporter Persija vs Persib di Sholeh Iskandar Bogor
-
6 Fakta Penangkapan Pria yang Halangi dan Tendang Ambulans di Depok: Pelaku Terancam Pidana