- Pembangunan mini zoo di Hutan Kota Pakansari, Bogor, masih tertunda menunggu kesepakatan kerja sama dengan Taman Safari Indonesia.
- Pemkab Bogor telah menyiapkan lahan seluas lebih dari 3 hektare yang sudah steril dan siap untuk segera dibangun.
- Intensifikasi komunikasi mengenai kelanjutan proyek ini dijadwalkan akan dilakukan oleh dinas terkait setelah Lebaran 2026.
SuaraBogor.id - Rencana pembangunan mini zoo di kawasan Hutan Kota Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, yang diharapkan dapat menjadi daya tarik wisata baru, hingga kini masih dalam tahap pembahasan.
Pemerintah Kabupaten Bogor menyebut bahwa proyek strategis tersebut belum bisa direalisasikan dalam waktu dekat karena masih menunggu kesepakatan kerja sama dengan pihak Taman Safari Indonesia.
Plt. Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto, menjelaskan bahwa komunikasi dengan pihak Taman Safari akan kembali diintensifkan setelah Lebaran 2026 guna menentukan kelanjutan proyek tersebut.
"Mini zoo sampai saat ini belum clear kesepakatan dengan Taman Safari. Sampai saat ini masih digodok tentang perencanaannya, komunikasinya kami lebih intensifkan lagi habis Lebaran mengenai kemungkinan kami lanjutkan atau seperti apa," kata Eko, dilansir dari MetroBogor -jaringan Suara.com, Jumat (27/3/2026).
Meski demikian, Pemkab Bogor sudah menyiapkan lahan untuk kebun binatang kecil di wilayah Pakansari. Bahkan, area tersebut sudah steril dan siap dibangun.
"Tapi yang jelas kalau soal lokasi lahan sudah siap, steril untuk persiapan pembangunan mini zoo,” jelas Eko.
Eko menyebut luas lahan yang disiapkan total mencapai lebih dari 3 hektare.
"Yang jelas itu lebih dari 3 hektare, karena kami sinkronkan juga dengan hutan kota. Jadi lahannya nyatu dengan hutan kota sehingga nanti itu akan jadi bagian daripada minizoo," kata Eko.
Terkait koleksi satwa, kata Eko, belum belum bisa menentukan jenisnya. Hal tersebut akan diserahkan kepada pihak Taman Safari sebagai penyedia satwa.
Baca Juga: Diduga Kurang Konsentrasi, Warga Kabupaten Bogor Tewas Tabrak Truk di Jalan Raya Dramaga
"Tidak harus endemik, tergantung dari Taman Safari, binatang yang cocok di sini seperti apa," katanya.
Namun, mini zoo ini diperkirakan akan memiliki lebih dari 10 kandang hewan. Tetapi, jumlah tersebut masih bisa berubah karena harus mendapat persetujuan dari pemerintah pusat, terutama terkait satwa yang dilindungi.
"Kandang bisa lebih dari 10, tapi masih tentatif. Karena harus ada persetujuan dari pemerintah pusat terkait satwa yang dilindungi," ungkapnya.
Eko menyampaikan hewan yang akan mengisi mini zoo jenis satwa yang ramah pengunjung, seperti burung dan rusa.
"Bukan (hewan buas). Mungkin momen-momen tertentu bisa kami hadirkan, tapi untuk stay secara menerus tidak ada, paling burung atau rusa. Kalau binatang buas seperti gajah, unta nanti itu mungkin momen-momen tertentu saja," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Diduga Kurang Konsentrasi, Warga Kabupaten Bogor Tewas Tabrak Truk di Jalan Raya Dramaga
-
Gelontorkan Miliaran Rupiah, 10 Proyek Strategis Bogor 2026 Siap Masuk Tahap Lelang
-
Jadi Jalur Favorit, Pemudik Motor 'Gempur' Jalur Utama Cianjur di Pagi dan Petang Hari
-
Catat! ASN Bogor WFH Setiap Jumat
-
Polisi Ungkap Kronologi Penemuan Alfin di Cikeas, Ada Kaitan dengan Kasus Penipuan?
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Nilainya Fantastis! Bea Cukai Bogor Musnahkan 10 Juta Batang Rokok Ilegal Rp15,2 Miliar
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Dihadiri Ustaz Maulana, Pengajian TP-PKK di Masjid Nurul Wathon Sedot Perhatian Warga Lintas Daerah
-
Mulai dari Kebun Raya Hingga Puncak, Ini Daftar Rute Bus Listrik Baru di Bogor
-
Akses Menuju Kantor Pemkot Bogor Baru Mulai Dibangun, Nilai Proyek Tembus Rp11,5 Miliar