- Polda Metro Jaya mengungkap dugaan peredaran uang palsu pecahan Rp100 ribu di Bogor, menangkap satu pelaku berinisial MP pada Senin (30/3).
- Polisi menyita uang palsu senilai total Rp620 juta beserta berbagai peralatan produksi seperti printer dan tinta dari lokasi penangkapan.
- Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat waspada dan menggunakan metode 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang) untuk memverifikasi keaslian Rupiah.
SuaraBogor.id - Sebuah kasus kejahatan ekonomi yang meresahkan berhasil diungkap oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.
Pihak kepolisian membongkar dugaan pembuatan dan peredaran uang palsu pecahan Rp100 ribu yang beroperasi di wilayah Bogor, Jawa Barat.
Pengungkapan ini merupakan langkah tegas dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kepercayaan masyarakat terhadap mata uang Rupiah.
Dalam operasi pengungkapan tersebut, polisi berhasil menangkap satu orang pelaku berinisial MP. Penangkapan dilakukan di sebuah kamar hotel, kawasan Kemang, Kabupaten Bogor, pada Senin (30/3).
Kasubdit II Ekbank Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, AKBP Robby Syahfery menjelaskan detail penangkapan ini. Penangkapan MP di hotel kawasan Kemang mengindikasikan bahwa pelaku mungkin berusaha menyembunyikan diri atau menjalankan operasinya dari berbagai lokasi.
Robby menjelaskan dalam pengungkapan kasus tersebut, berhasil menyita uang pecahan Rp100 ribu yang diduga palsu dengan nilai total mencapai sekitar Rp620 juta.
Ia menambahkan selain menangkap terduga pelaku, sejumlah barang bukti yang diduga digunakan untuk memproduksi uang palsu turut disita.
"Barang bukti tersebut antara lain printer, tinta, alat potong kertas, kertas A4, serta perlengkapan lain yang berkaitan dengan proses pembuatan uang palsu," kata Robby.
Robby juga menyebutkan pihaknya masih terus melakukan pengembangan terkait kasus ini untuk menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.
Baca Juga: Warga Bogor Siap-siap! CFD Tegar Beriman Kembali Hadir Mulai 5 April
“Saat ini kami masih melakukan pendalaman terhadap sindikat uang palsu tersebut terkait perencana dan jejaring peredarannya,” ujarnya.
Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat menerima uang tunai, khususnya pecahan besar.
"Warga diminta lebih teliti dan segera melapor ke kantor polisi terdekat atau melalui layanan 110 apabila menemukan uang yang dicurigai palsu," katanya.
Berdasarkan informasi dari Bank Indonesia, ciri keaslian uang rupiah dapat dikenali secara mudah dengan menggunakan panca indera yang dimiliki, baik secara kasat mata ataupun menggunakan indera peraba.
Lakukan selalu 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang) untuk memastikan ciri keaslian uang rupiah yakni Dilihat, warna uang terlihat terang dan jelas, adanya benang pengaman ditanam atau dianyam pada kertas uang dan tampak sebagai suatu garis melintang.
Pada pecahan Rp100.000 dan Rp50.000, benang pengaman dapat berubah warna apabila dilihat dari sudut pandang berbeda.
Berita Terkait
-
Warga Bogor Siap-siap! CFD Tegar Beriman Kembali Hadir Mulai 5 April
-
Sembilan Kali One Way! Begini Skenario Polisi Urai Kemacetan Horor di Jalur Puncak Bogor
-
7 Jam Berjibaku dengan Api! Damkar Bogor Berhasil Taklukkan Kebakaran Hebat Pabrik Plastik
-
6 Fakta Kunci Kotoran Manusia di Rak Buku yang Bikin Karyawan Panik dan Ungkap Terduga Pelaku
-
ASN Bogor Dilarang Bawa Mobil Hari Rabu, Wajib Transportasi Umum atau Jalan Kaki
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Kampung Koboi Tugu Selatan Sukses dalam Program Pemberdayaan Desa dari BRI
-
Warga Bogor Siap-siap! CFD Tegar Beriman Kembali Hadir Mulai 5 April
-
Sembilan Kali One Way! Begini Skenario Polisi Urai Kemacetan Horor di Jalur Puncak Bogor
-
Super App BRImo Permudah Pembelian Obat Online dengan Pengiriman Langsung
-
BRI Dorong Ekonomi Desa Manemeng Melalui Program Desa BRILiaN Berbasis Potensi Lokal