- Ledakan tabung LPG 25 kg terjadi di kantin lapangan padel Gunung Putri, Bogor, pada Kamis pagi, 9 April 2026.
- Insiden tersebut menyebabkan kerusakan signifikan pada fasilitas lapangan padel serta bangunan SDN Ciangsana 3 di area sekitar.
- Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena ledakan terjadi saat aktivitas sekolah belum dimulai pagi hari.
SuaraBogor.id - Ledakan hebat yang mengguncang kawasan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Kamis (9/4/2026) pagi, diduga kuat berasal dari tabung LPG 25 kilogram yang mengalami kebocoran di area kantin lapangan padel.
Dentuman yang terjadi sekitar pukul 05.30 WIB itu tidak hanya merusak fasilitas olahraga, tetapi juga menghantam bangunan SDN Ciangsana 3, menyebabkan kerusakan pada sejumlah bagian sekolah.
Berdasarkan laporan sementara, sumber ledakan berasal dari tabung elpiji (LPG) ukuran 25 kg yang biasa digunakan untuk kebutuhan komersial seperti kantin atau usaha kuliner.
Staf Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Jalaludin, menyebutkan bahwa dugaan awal mengarah pada kebocoran gas.
“Iya benar, kejadian tadi pagi sekitar jam 05.30 terjadi ledakan tabung gas. Laporan sementara akibat tabung gas,” ujarnya.
Dalam kasus seperti ini, kebocoran LPG dapat menyebabkan akumulasi gas di ruang tertutup. Ketika terpicu percikan api, tekanan gas dapat memicu ledakan besar.
Ledakan yang berasal dari lapangan padel tersebut menjalar hingga ke area sekolah yang berada di sekitarnya.
Dinding bangunan sekolah mengalami retakan, kaca jendela pecah, dan pagar sekolah roboh dengan panjang kerusakan mencapai sekitar 15 meter.
“Satu bangunan lapangan padel terdampak ledakan, dan SDN Ciangsana 3 mengalami retakan di bagian tembok atau dinding serta pagar sekolah hancur,” jelas Jalaludin.
Baca Juga: Gas 3 Kg Langka, Warga Cianjur Terpaksa Masak Pakai Kayu Bakar Lagi
Kerusakan ini membuat sejumlah ruang kelas tidak bisa digunakan sementara waktu.
Ledakan terjadi saat aktivitas sekolah belum dimulai, sehingga tidak ada siswa maupun guru di dalam kelas.
Hal ini menjadi faktor utama tidak adanya korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Namun, kondisi ini sekaligus memunculkan kekhawatiran besar. Jika ledakan terjadi beberapa jam lebih siang, dampaknya bisa jauh lebih fatal.
Tim BPBD segera turun ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat. Pihak kepolisian juga langsung memasang garis polisi untuk mengamankan area kejadian.
“Untuk penanganan sementara, saat ini sudah dilakukan pemasangan garis polisi dari pihak kepolisian,” ujar Jalaludin.
Berita Terkait
-
Gas 3 Kg Langka, Warga Cianjur Terpaksa Masak Pakai Kayu Bakar Lagi
-
Laka Lantas di Turunan Transyogi, Kapolsek Gunung Putri Ingatkan Pemudik Ekstra Waspada
-
Tol Citeureup-Gunung Putri Padat Merayap Akibat Tabrakan Beruntun
-
Geger Limbah B3 Ilegal di Gunung Putri, DLH Bogor Temukan Bukti Ditimbun di RW 12
-
Polres Bogor Resmi Tahan Majikan ASN BPK Pelaku KDRT ART di Gunung Putri
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Luar Biasa! 109 Hewan Kurban dari Presiden Prabowo Sasar 34 Ribu Warga Bogor
-
Kematian Kucing Kesayangan Jadi Pertanda, Kisah Pilu di Balik Pembunuhan Gadis Bogor
-
Menelusuri Kaki Halimun, 4 Rekomendasi Penginapan Terbaik di Nanggung Bogor untuk Healing
-
Sekda Bogor Evaluasi Menyeluruh Puskesmas, Kapus Cisarua Bakal Di Rolling?
-
Motif Pembunuhan Wanita di Sholis Bogor, Pelaku Sakit Hati Dihina Yatim Piatu