- Warga mengeluhkan bau pesing di Alun-Alun Kota Bogor pada Rabu (2/9/26) akibat tindakan buang air kecil sembarangan.
- Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Bogor telah membersihkan lokasi tersebut sehari sebelumnya pada Selasa (1/9/26).
- Masyarakat berharap pemerintah segera membersihkan kembali area tersebut dan meningkatkan pengawasan langsung oleh petugas di lapangan.
SuaraBogor.id - Aroma tak sedap kembali tercium di area Alun-Alun Kota Bogor, bau pesing yang menyengat dikeluhkan warga yang melintas maupun mereka yang hendak menghabiskan waktu di kawasan tersebut.
Padahal, sehari sebelumnya pada Selasa (1/9/26), Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) telah melakukan penyemprotan dan pembersihan di titik yang menjadi sumber bau pesing tersebut.
Namun, pada hari ini Rabu (2/9/26), bau pesing kembali tercium di lokasi.
Pantauan Suara Bogor di lokasi, terlihat sejumlah botol plastik berisi cairan yang diduga air kencing dibuang di sekitar area tersebut.
Selain itu, tampak pula genangan cairan yang diduga air kencing di titik itu.
Ade (47), warga yang ditemui di lokasi, mengaku bau pesing tersebut sangat mengganggu, terlebih kawasan alun-alun seharusnya menjadi ruang publik yang nyaman bagi warga.
“Sangat mengganggu, kebanyakan yang datang ke alun-alun itu untuk hiburan dan harusnya nyaman gitu. Kalau bau begini kan jadi ganggu banget,” kata Ade.
Menurut dia, bau tersebut juga dirasakan warga yang tengah menunggu angkot maupun ojek online di sekitar kawasan alun-alun.
Ia mengatakan, meski fasilitas toilet telah disediakan, masih ada orang yang memilih buang air kecil sembarangan, terutama pada malam hari.
Baca Juga: Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar
Ade menilai keberadaan lampu sorot dan CCTV yang akan dipasang belum cukup untuk mencegah perilaku tersebut.
Ia berharap ada petugas yang melakukan pengawasan secara langsung, terutama pada malam hari.
“Tetap saja enggak ngaruh. Harusnya paling ada petugas yang jaga 24 jam,” kata ade.
Keluhan serupa disampaikan Adi (42). Ia mengaku masih mencium bau pesing ketika melintas di kawasan tersebut.
“Sama aja, masih bau dan ganggu. Saya kalau lewat sini pasti aja bau pesing,” katanya.
Adi berharap kawasan tersebut kembali dibersihkan sehingga warga dapat beraktivitas tanpa terganggu aroma pesing.
Berita Terkait
-
Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar
-
Jemput 'Pajajaran Baru', Rudy Susmanto Ajak Masyarakat Bogor Bijak Bermedia Digital
-
KPK Periksa Empat Pejabat dan ASN Usai Penggeledahan di Bogor
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Hormati Penyidikan KPK, Bupati Bogor Tegaskan Pelayanan Tetap 'Gas Terus' 100 Persen
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Tati Purwanti Buktikan Mantan PMI Bisa Sukses, Bubur Cirebon Kini Hadir di Taipei
-
Kecelakaan Tunggal Cileungsi-Jonggol, Penumpang Bak Pikap Tewas Usai Tabrak Tiang Listrik
-
Sentul City Serahkan 423 Sertifikat Tanah PSU ke Pemkab Bogor
-
Dipicu Angin Kencang, Titik Api Baru Kembali Membakar TPA Galuga Bogor
-
Personel Masih Minim, BPBD Kota Bogor Kewalahan Hadapi Bencana Serentak