Jasad Kopilot Nam Air Fadly Satrianto Ditemukan, Korban Sriwijaya Air Jatuh

Salah satu korban yang teridentifikasi merupakan Co Pilot Nam Air atas nama Fadly Satrianto.

Pebriansyah Ariefana | Bagaskara Isdiansyah
Selasa, 12 Januari 2021 | 18:56 WIB
Jasad Kopilot Nam Air Fadly Satrianto Ditemukan, Korban Sriwijaya Air Jatuh
ILUSTRASI: Sriwijaya Air Boeing 737-500 at Jakarta airport (CGK) in Indonesia. ANTARA/Shutterstock/pri. (ANTARA/Shutterstock)

SuaraBogor.id - Jasad Kopilot Nam Air Fadly Satrianto ditemukan. Fadly Satrianto salah satu korban Sriwijaya Air jatuh

Hal itu diumumkan Tim Disaster Victim Identification (DVI) Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Hingga Selasa (12/1/2021) sore kembali berhasil identifikasi 3 korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182. 

Kapus Inafis Bareskrim Polri, Brigjen Hudi S mengatakan, korban Fadly terdapat dalam manifest dengan nomor urut 31.

"(Korban Fadly Satrianto) ini terdaftar pada nomor manifest 31. Dan ini ternyata adalah co-pilot," kata Brigjen Hudi di RS Polri, Jakarta Timur, Selasa (12/1/2021).

Baca Juga:Guru SMK Korban Sriwijaya Air, Suami Sempat Minta Widya Bersalawat di Udara

Menurutnya, Fadly dapat teridentifikasi berdasarkan metode pendeteksian sidik jari dan juga pencocokan berdasarkan data e-KTP korban.

Black box sriwijaya air ditemukan (Antara)
Black box sriwijaya air ditemukan (Antara)

"Perbandingan sidik jarinya dari E-KTP telunjuk kanan, yang berhasil kita identifikasi dari potongan bagian tubuh yang kami dapatkan," ungkapnya.

Lebih lanjut, dari hasil tersebut berhasil ditemukan 12 titik kesamaan dari berdasarkan data dan juga manifest yang diterima pihak RS Polri.

Selain Fadly, dua korban lainnya yang berhasil teridentifikasi yakni atas nama Khasanah dan Asy Habul Yamin. Keduanya juga berhasil diidentifikasi berdasarkan deteksi sidik jari dan data e-KTP.

Sriwijaya Air Jatuh

Baca Juga:Istri Pramugara Okky Bisma Jadi Sorotan Nitizen, Ini Doa untuk Sang Suami

Diketahui, pesawat Sriwijaya Air SJ-182 jatuh di perairan Kepulauan Seribu antara Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kabupaten Kepulauan Seribu, DKI Jakarta pada Sabtu (9/1/2021).

REKOMENDASI

News

Terkini