Ridwan Kamil Kesal Pasien COVID-19 Depok Meninggal di Taksi Ditolak 10 RS

Ridwan Kamil ikut berduka. Kejadian seperti ini diharapkannya tidak terulang.

Pebriansyah Ariefana
Selasa, 19 Januari 2021 | 11:03 WIB
Ridwan Kamil Kesal Pasien COVID-19 Depok Meninggal di Taksi Ditolak 10 RS
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil usai rapat kordinasi Satgas Covid-19 Jabar, di Makodam III Siliwangi, Bandung, Senin (18/1/2021).

SuaraBogor.id - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil kesal ada pasien COVID-19 Depok meninggal di taksi karena ditolak 10 rumah sakit. Semestinya hal ini tidak perlu terjadi.

Ridwan Kamil ikut berduka. Kejadian seperti ini diharapkannya tidak terulang.

Ridwan Kamil menilai, seharusnya ini tidak terjadi karena gugus tugas harus memprioritaskan dan menganalisa keparahan pasien.

"Kenapa di Jabar sekarang yang (terpapar) Covid-19 gejala ringan tidak dirawat di rumah sakit supaya rumah sakitnya kosong," ujar Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil usai rapat Gugus Tugas Covid-19 di Makodam III Siliwangi, Senin (18/1/2021) kemarin.

Baca Juga:Data Lengkap Pasien Covid-19 di Pandeglang Bocor, Begini Kata Dinkes

Ridwan Kamil mengatakan dalam persoalan seperti ini, seharusnya gugus tugas di daerah bisa melakukan tugasnya lebih cepat. Termasuk, mereka yang bekerja di rumah sakit.

Jangan sampai, kata dia, ketika ada orang yang terpapar dan kondisinya parah tidak mendapat pertolongan pertama. Ketika mereka masuk kategori parah maka harus mendapat penanganan lebih cepat.

Selain itu, Emil meminta semua pihak di rumah sakit bisa menangani pasien Covid-19 dengan baik. Pandemi Covid-19 bukan hanya urusan pekerjaan, melainkan urusan kemanusian.

Oleh karena, kata dia, ketika ada pasien yang berdomisili di Depok dan tidak bisa tertangani di kota tersebut harus bisa ditangani di daerah terdekat seperti Kabupaten Bogor atau Kota Bekasi.

Hal ini, kata dia, sudah dilakukan di Kota Bandung, di mana pasien yang dirawat tidak selalu berdomisili di Bandung.

Baca Juga:Prakiraan Cuaca BMKG 18 Januari: Depok Hujan Ringan, Kota Bogor Hujan Petir

"Edukasi ini harus ditingkatkan. Jangan sampai ada kendala seperti di Depok," katanya.

Kronologis

Pasien COVID-19 Depok tewas 3 Januari lalu karena ditolak 10 rumah sakit. Parahnya pasien COVID-19 itu tewas di taksi online.

Kasus mengenaskan itu didapat dari Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives atau CISDI. Dalam rilis CISDI itu disebutkan berdasarkan data "laporan COVID-19".

Dalam laporan CSDI, mereka menerima berbagai laporan sulitnya pasien COVID-19 menerima akses.

"Salah seorang keluarga pasien di Depok melaporkan, pada 3 Januari 2021," kata Tri Maharani, relawan tim BantuWargaLaporCovid19 dalam rilis CISDI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak