facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tak Senang Ditatap Mata, Polisi Ngamuk Sampai Tampar Buruh Jalanan

Pebriansyah Ariefana Senin, 25 Januari 2021 | 15:35 WIB

Tak Senang Ditatap Mata, Polisi Ngamuk Sampai Tampar Buruh Jalanan
Ilustrasi Penganiayaan [Antara]

Polisi RG itu pun ditangkap dan dimintai keterangan.

SuaraBogor.id - Seorang polisi tak senang ditatap matanya oleh warga sipil, dia lantas ngamuk sampai pukul seorang buruh pembuat jalan. Polisi tampar buruh pekerja jalan.

Polisi itu berinisial RG dari Kabupaten Pohuwato. Polisi RG tersinggung dan naik pitam.

Lalu Polisi RG kelewat emosi diduga menampar seorang warga, Owin Pomalango. Kejadian polisi tampar warga ini Minggu (24/1/2021).

Saat ini kasus dugaan penganiayaan itu telah ditangani Polres Pohuwato. Polisi RG sudah ditangkap dan dimintai keterangan. Demikian pula korban sudah dimintai keterangan perihal kejadian.

Baca Juga: Viral Video Seorang Pemuda Tampar Gadis di Depan Umum, Dihujat Warganet

Ihwal kejadian ketika Owin sedang berisitirahat usai mengoperasikan alat berat pukul 15.00 Wita. Warga Desa Ayuhulalo, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo itu sedang melaksanakan pekerjaan jalan di wilayah Pohuwato.

Di saat Owin dan rekannya Julius, sedang beristirahat, melintas oknum Polisi, RG. Saat itu RG menemui dan diduga menapar pipi Owin. Diduga aksi RG itu dipicu emosi lantaran sebelumnya saling bertatapan mata dengan Owin.

“Kenapa bahaga (menatap) pa saya, di sini juga bukan tempat parkir alat,” kata RG saat diduga menampar Owin.

“Saya tidak lihat sama Bapak. Kami ini pekerja alat berat untuk jalan,” terang Owin.

Merasa keselamatan dirinya terancam, Owin lalu memutuskan untuk melapor ke Polsek Lemito. Rupanya tindakan itu membuat RG makin emosi. Ia lalu mengikuti Owin ke Polsek Lemito. Bahkan diduga RG sempat melempar batu ke arah Owin saat tiba di Polsek Lemito. Aksi RG terhenti setelah Owin diamankan petugas Piket SPKT Polsek Lemito.

Baca Juga: Viral Pria Tampar Wanita di Kafe Jombang, Teman Kencan Turut Jadi Sasaran

Kapolres Pohuwato, AKBP Teddy Rayendra menjelaskan Polres Pohuwato masih mengumpulkan keterangan para pihak terkait peristiwa tersebut.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait