Rocky Gerung Akan Bongkar Pimpinan Buzzer Serang SBY

Pengamat Politik Rocky Gerung akan membongkar pimpinan buzzer yang menyerang mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Andi Ahmad S
Selasa, 23 Februari 2021 | 14:43 WIB
Rocky Gerung Akan Bongkar Pimpinan Buzzer Serang SBY
Rocky Gerung soal Gatot Nurmantyo. (YouTube/Refly Harun)

SuaraBogor.id - Pengamat Politik Rocky Gerung akan membongkar pimpinan buzzer yang menyerang mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Saat ini buzzer serang SBY lewat berbagai macam meme.

Meme buzzer serang SBY itu muncul usai ramai pembahasan dana hibah Rp9 miliar untuk pembuatan museum dan galeri seni SBY-ANI di Pacitan.

Terkait hal ini Pengamat Rocky Gerung menduga jika meme itu lahir dari para tangan buzzer yang sudah terorganisir.

Meme sendiri diduga sengaja dibuat untuk menyentil SBY yang disebut-sebut para buzzer dengan istilah ‘Lurah Cikeas’ itu. Bagi Rocky, meme yang dialamatkan pada SBY merupakan kerjaan lurah lainnya.

Baca Juga:Refly Bela Rocky yang Sebut Bukan UU ITE Tapi Otak Presiden Harus Direvisi

“Meme itu kerjaan lurah yang lain, jadi persaingan antar lurah. Saya menganggap ini jadi kesempatan mereka saling kirim sinyal,” kata Rocky di saluran Youtube-nya, dikutip dari Hops.id - media jaringan - Suara.com, Selasa (23/2/2021).

Rocky lantas menyinggung kalau dirinya sebenarnya tahu siapa pelaku di balik penyerbuan meme SBY di sosial media. Dalam hal ini, kata dia, menggunakan jasa buzzer untuk melakukan penyerangan.

“Saya enggak mau sebutkan siapa, walau dugaan kuat. Sebab kalau saya kasih tahu inisialnya, orang akan langsung tahu. Sekarang kita lihat saja, anggap saja ini politik berbalas pantun,” kata Rocky lagi.

Dia menduga, serbuan meme ini tak lama lagi juga akan dialami oleh eks Wapres RI Jusuf Kalla. Dan jika itu benar terjadi, Rocky akan mengungkap siapa orang tersebut.

“Kita tunggu meme terhadap JK. Kalau sudah benar, saya bongkar siapa inisialnya. Apakah ada kesamaan meme, kita analisa, baru dipastikan, apakah ini datang dari pembina yang sama, atau pembina yang lain,” kata Rocky lagi.

Lebih jauh, Rocky menganalisa jika banyaknya serbuan meme untuk SBY di sosmed digunakan untuk pancingan. Maksudnya agar SBY melakukan reaksi atas apa yang diucap dari sindiran tersebut.

Baca Juga:Dana Hibah Pembangunan Museum SBY-ANI Batal, Muannas: Alhamdulillah Lega

Bagi Rocky, SBY tentu tak khawatir, sebab dia bersama Partai Demokrat, dinilai sudah terlatih menangani pancingan seperti ini.

“Bagi saya meme buat SBY ini masih ditaraf negatif campaign, dimaksudkan untuk mancing reaksi. Tapi ke depan mungkin bisa jadi black campaign. Maka itu kita tunggu reaksi dari Cikeas,” katanya.

Pada kesempatan itu, Rocky menyindir bentuk meme yang digunakan para buzzer untuk menyerbu. Kata dia bentuknya masih jauh dari asa. Maka itu, dia lantas meminta agar para buzzer lebih banyak belajar untuk membuat meme yang penuh abstrraksi dan sesuai kaidah keilmuan.

“Yang pasti dan lebih menarik, kita menunggu balasan dari Lurah Cikeas,” kata Rocky lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak