Petugas Damkar di Depok Kena SP, Usai Bongkar Korupsi di Kantornya

Aksi anggota Damkar bernama Sandi ini viral di media sosial.

Andi Ahmad S
Selasa, 13 April 2021 | 12:10 WIB
Petugas Damkar di Depok Kena SP, Usai Bongkar Korupsi di Kantornya
Petugas Damkar Depok Sandi bongkar dugaan korupsi di Damkar Kota Depok (Terkini.id/Istimewa]

SuaraBogor.id - Seorang petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Depok mendapatkan surat peringatan (SP) dari atasannya, usai membongkar dugaan korupsi di kantornya tersebut.

Aksi anggota Damkar bernama Sandi ini viral di media sosial, usai membongkar dugaan korupsi di Damkar Depok.

Petugas Damkar bernama Sandi tersebut, menarik perhatian banyak warganet lantaran dia malah diminta mengundurkan diri oleu kantornya usai mengungkap berbagai persoalan yang diduga penggelapan tersebut.

Keberanian Sandi masalah markup anggaran di kantornya itu berbuntut surat peringatan (SP), bahkan dirinya mendapat paksaan untuk mengundurkan diri. Pihak Damkar Depok pun membantah adanya korupsi.

Baca Juga:Menko Airlangga Klaim UU Cipta Kerja Bisa Hilangkan Praktik Korupsi

Dilansir dari Terkini.id -jaringan Suara.com, Selasa (13/4/2021). Kasus tersebut bermula ketika Sandi melakukan aksi protes di kantor Damkar Pos Balai Kota Depok, beberapa waktu lalu.

Saat aksi, Sandi membawa poster bertulisan begini:

'Bapak Kemendagri tolong, untuk tindak tegas pejabat di dinas pemadam kebakaran Depok.

Kita dituntut kerja 100 persen, tapi peralatan di lapangan pembeliannya tidak 10 persen, banyak digelapkan!!!'.

"Asal mulanya karena seperti itu, kita minta tuntut hak kita, terus apa aja itu kan sama pejabat itu didiemin. Itu (kejadian fotonya) pas banget saya posting, itu karena sudah kesel," kata Sandi.

Baca Juga:Cara Sri Mulyani Jauhi Kemenkeu dari Praktik Korupsi

Salah satu dugaan korupsi yang diungkap Sandi ialah pengadaan sepatu pada 2018. Menurut Sandi, sepatu yang diterima oleh dia dan rekan kerja ini tidak sesuai dengan spesifikasi.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini