alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kemendagri Panggil Sandi Untuk Klarifikasi Dugaan Korupsi di Damkar Depok

Andi Ahmad S Sabtu, 17 April 2021 | 03:40 WIB

Kemendagri Panggil Sandi Untuk Klarifikasi Dugaan Korupsi di Damkar Depok
Ilustri aksi petugas damkar. [Shutterstock]

Petugas Damkar Depok Sandi itu dipanggil untuk memberikan penjelasan soal dugaan korupsi di Damkar Depok, Jawa Barat.

SuaraBogor.id - Kementerian Dalam Negeri panggil petugas pemadam kebakaran Kota Depok, Sandi, Jumat (16/7/2021) kemarin.

Petugas Damkar Depok Sandi itu dipanggil untuk memberikan penjelasan soal dugaan korupsi di Damkar Depok, Jawa Barat.

"Benar, pemanggilan atas petugas Damkar Kota Depok yang mengungkap kasus tersebut dilakukan oleh tim Itjen Kemendagri untuk cross check dan pengumpulan dokumen-dokumen termasuk alat bukti dari si pelapor," kata Staf Khusus Menteri Dalam Negeri bidang Politik dan Media, Kastorius Sinaga saat dihubungi, dilansir dari Antara.

Karena "cross check" dan pengumpulan dokumen alat bukti dari pelapor tersebut lanjut dia menilai perlunya memanggil petugas Damkar Kota Depok tersebut.

Kemendagri lewat inspektorat jenderal bersama dengan Inspektorat Provinsi Jawa Barat juga sudah membentuk tim pemeriksa khusus atas kasus tersebut.

Kemendagri, kata Kastorius lewat inspektorat jenderal memberi perhatian atas kasus tersebut dan sedang mendalami dengan melibatkan peran inspektorat provinsi dan inspektorat kota.

"Juga melibatkan Ditjen Adwil Kemendagri untuk menjelaskan standarisasi sarana prasarana damkar," kata dia.

Sebelumnya, viral seorang petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok, bernama Sandi yang mengunggah foto protes adanya dugaan korupsi pada instansinya.

Sandi memegang poster yang bertuliskan "Bapak Kemendagri tolong untuk tindak tegas pejabat di Dinas Pemadam Kebakaran Depok, Kita dituntut kerja 100 persen tapi peralatan di lapangan pembeliannya tidak 100 persen banyak digelapkan".

Pada foto selanjutnya, Sandi memegang poster dengan tulisan memohon Presiden Joko Widodo untuk mengusut tindak pidana korupsi di dinas pemadam kebakaran tempat ia bekerja.

Baca Juga: Mesin Jahit Konslet, Rumah di Gang Cahaya Jakarta Barat Terbakar

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait