facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

32 Santri Positif Covid-19 di Kota Bogor, Ponpes Dijaga Ketat Polisi

Andi Ahmad S Senin, 07 Juni 2021 | 06:30 WIB

32 Santri Positif Covid-19 di Kota Bogor, Ponpes Dijaga Ketat Polisi
Ilustrasi pasien Covid-19. [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha]

Ponpes di Bogor dijaga ketat polisi disebabkan pondok pesantren tersebut terdapat 32 santri yang terkonfirmasi positif covid-19.

SuaraBogor.id - 32 santri di Ponpes Kota Bogor positif Covid-19. Kekinian, lokasi Pondok Pesantren Bina Madani, Kelurahan Harjasari, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor dijaga kekat polisi.

Ponpes di Bogor dijaga ketat polisi disebabkan pondok pesantren tersebut terdapat 32 santri yang terkonfirmasi positif covid-19, usai libur lebaran dan kini mereka mulai kembali lagi ke tempat pembelajarannya.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan pihaknya menerjunkan sejumlah personel yang akan mengawasi interaksi santri Pondok Pesantren Bina Madani dengan orang luar.

Bahkan, penjagaan juga bakal dilakukan petugas selama 24 jam untuk membatasi aktivitas warga dan petugas yang keluar masuk ke dalam Pondok Pesantren Bina Madani.

Baca Juga: Bertambah 74, Pasien Terkonfirmasi Covid-19 di Sumut Capai 32.528 Orang

"Kami telah memberlakukan karantina wilayah secara mikro di Pondok Pesantren Bina Madani. Tujuannya tentu untuk membatasi mobilitas, demi menekan potensi penyebaran covid-19," katanya, disitat dari Ayobandung.com -jaringan Suara.com, Senin (7/6/2021).

Tak hanya itu, pihaknya juga akan menutup akses masuk dan keluar Pondok Pesantren Bina Madani pada pukul 20.00 WIB. Bahkan pada pukul 20.00 WIB, tidak boleh ada aktivitas apapun di dalam pesantren.

"Tentunya sesuai treatmen karantina wilayah lewat pukul 20.00 WIB tidak boleh ada aktivitas. Segala macam aktivitas akan kami batasi dan awasi. Siapapun yang masuk akan kami catat bertemu dengan siapa," tegasnya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan, dan patuh terhadap kebijakan dan ketentuan pemerintah dalam penanganan covid-19.

"Semoga saja kemungkinan terburuk yang kita semua takutkan itu tidak terjadi. Jadi kami minta kepada masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan, dan mengikuti aturan serta anjuran dari pemerintah," tutupnya.

Baca Juga: Rudy Susmanto Ingin Populerkan Aksara Sunda di Kabupaten Bogor

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait