Baitul Muslimin Indonesia Siap Kawal Penerapan Perbup Larangan Kawin Kontrak di Cianjur

Ketua Baitul Muslimin Indonesia Kabupaten Cianjur, Ahmad Yusuf mengaku, mengapresiasi lahirnya Perbup tersebut. Ia berharap hal itu bisa menambah kualitas umat di Cianjur.

Andi Ahmad S
Senin, 21 Juni 2021 | 10:27 WIB
Baitul Muslimin Indonesia Siap Kawal Penerapan Perbup Larangan Kawin Kontrak di Cianjur
Bupati Cianjur Herman Suherman [Dok Humas]

SuaraBogor.id - Peraturan bupati atau Perbup larangan kawin kontrak di Cianjur sudah diterapkan Pemerintah Kabupaten Cianjur. Nampaknya hal itu menjadi perhatian dan dukungan dari Baitul Muslimin Indonesia Kabupaten Cianjur.

Ketua Baitul Muslimin Indonesia Kabupaten Cianjur, Ahmad Yusuf mengaku, mengapresiasi lahirnya Perbup tersebut. Ia berharap hal itu bisa menambah kualitas umat di Cianjur.

“Mudah-mudahan, perbup ini bisa meningkatkan kualitas dan kuantitas serta nilai akhlakul kharimah di Kabupaten Cianjur,” ujarnya disitat dari CianjurToday -jaringan Suara.com, Senin (21/6/2021).

Selain itu, pihaknya berharap, Perbup Larangan Kawin Kontrak ini menjadi bukti nyata dukungan serta perlindungan terhadap kaum perempuan dan anak di Kabupaten Cianjur.

Baca Juga:Bukan Hanya Memenuhi Syahwat, Kawin Kontrak di Jepara Juga Dilakukan Demi Bisnis

“Karena ini bentuk penjagaan diri dan keturunan, di mana hak-hak wanita dapat terlindungi sepenuhnya dengan perbup ini,” jelasnya.

Pihaknya berterima kasih kepada Bupati Cianjur, H Herman Suherman atas keberaniannya mengeluarkan Perbup Larangan Kawin Kontrak. Ia menyebut, di Kecamatan Cipanas dan Pacet menjadi salah satu tempat yang terkenal dengan praktik kawin kontrak.

“Biasanya di wilayah Cipanas dan Pacet, kawin kontrak ini sudah menjadi trending topic, khususnya bagi turis Timur Tengah. Bahwa praktik kawin kontrak di Cianjur seolah sudah menjadi budaya dan tradisi,” ucapnya.

Dengan hadirnya Bupati dan Wakil Bupati Cianjur yang baru bersama Program 100 Hari Kerja, Ahmad menyebut, hal itu merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap perlindungan perempuan.

“Karena kawin kontrak sangat merugikan. Di mana perempuan ini rugi, baik secara materil maupun psikis dan fisik. Lebih jauh yang paling memprihatinkan adalah wibawa kita selaku warga Indonesia sangat dilecehkan oleh mereka (turis asing) yang tidak bertanggung jawab,” jelas Ahmad.

Baca Juga:Korban Kawin Kontrak di Cianjur Kebingungan, Ditinggal Saat Hamil Mangaku Alami Kekerasan

Pihaknya menegaskan, bersedia mengawal penerapan Perbup Larangan Kawin Kontrak di Cianjur.

“Kami seluruh jajaran Baitul Muslimin siap mengawal lahirnya perbup ini dan siap mendukung program Bupati dan Wakil Bupati Cianjur ke depannya,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak