PA 212 Sebut Republik Gila, Ferdinand: Menurut Saya Ini Bentuk Pelecehan Kepada Bangsa

Menurutnya, pernyataan Novel Bamukmin yang menyebut RI dengan narasi Republik Gila sangat tak pantas diucapkan.

Andi Ahmad S
Jum'at, 25 Juni 2021 | 15:58 WIB
PA 212 Sebut Republik Gila, Ferdinand: Menurut Saya Ini Bentuk Pelecehan Kepada Bangsa
Jubir PA 212 Novel Bamukmin. [Suara.com/Ria Rizki Nirmala Sari]

SuaraBogor.id - Mantan Politisi Demokrat, Ferdinand Hutahaean turut menanggapi pernyataan PA 212 yakni Novel Bamukmin, yang menyebutkan Republik Indonesia dan rezim saat ini sudah gila terkait vonis yang diberikan kepada Habib Rizieq.

Ungkapan Ferdinand Hutahaean itu pada cuitan di akun twitter pribadinya. Menurutnya, PA 212 yakni Novel Bamukmin telah melecehkan bangsa Indonesia terkait ucapannya soal vonis Habib Rizieq.

“Pernyataan Novel Bamukmin ini menurut saya adalah bentuk pelecehan dan penghinaan kepada Bangsa,” cuit Ferdinand Hutahaean, disitat Suarabogor.id dari Terkini,id- jaringan Suara.com, Jumat (25/6/2021).

Menurutnya, pernyataan Novel Bamukmin yang menyebut RI dengan narasi ‘Republik Gila’ sangat tak pantas diucapkan.

Baca Juga:Simpatisan Rizieq Datangi PN Jaktim karena Ajakan di Medsos hingga Majelis Taklim

“Menyebut negara ini dgn kalimat “Republik Gila” sungguh tak pantas, melecehkan dan menista,” tutur Ferdinand.

Maka dari itu, ia menilai kemungkinan Novel Bamukmin mengeluarkan pernyataan tersebut karena Novel belum bisa mencintai Indonesia dengan benar.

“Mungkin Bamukmin belum bisa mencintai Indonesia dengan benar,” ungkapnya.

Padahal, kata Ferdinand, menghormati bangsa ini adalah salah satu wujud kecintaan terhadap tanah air.

“Padahal menghormati bangsa ini adalah salah satu wujud cinta pada negeri,” ujar Ferdinand Hutahaean.

Baca Juga:Habib Rizieq Shihab Divonis 4 Tahun, Pengacara HRS: Hakim Enggak Punya Mental

Oleh karenanya, Ferdinand menegaskan kepada Wakil Sekretaris Jenderal PA 212 itu apabila tidak bisa mencintai NKRI maka sebaiknya tak perlu merusak maupun melecehkan Republik Indonesia.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini