alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sadis! Perempuan di Depok Tewas Dianiaya di Kontrakan

Andi Ahmad S Jum'at, 09 Juli 2021 | 15:57 WIB

Sadis! Perempuan di Depok Tewas Dianiaya di Kontrakan
Ilustrasi evakuasi perempuan tewas di Depok [Foto: Suarajatimpost]

Kanit Reskrim Polsek Pancoran Mas, Iptu Syaid Abu menuturkan, korban yang merupakan perempuan di Depok tewas dianiaya itu ditemukan warga.

SuaraBogor.id - Perempuan di Depok tewas dianiaya. Peristiwa nahas itu menimpa R (32). Diketahui, perempuan Depok tewas itu setelah dianiya dalam sebuah rumah kontrakan di Jalan Pule, RT 2/RW 5, Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok.

Kanit Reskrim Polsek Pancoran Mas, Iptu Syaid Abu menuturkan, korban yang merupakan perempuan di Depok tewas dianiaya itu ditemukan warga dalam keadaan bersimbah darah pada Jumat (9/7/2021) pagi.

"Darah berasal dari sayatan di leher korban korban," ungkap Abu, di Depok, Jawa Barat.

Setelah menemukan korban, warga langsung membawa ke Rumah Sakit Bhakti Yudha yang terdekat dengan lokasi kejadian.

Baca Juga: Driver Ambulans Pengantar Jenazah Covid-19: Antar Empat Peti per Hari dan Kontrak Mati

Namun, karena lukanya terlalu serius, kata Abu, rumah sakit di Jalan Raya Sawangan itu tidak sanggup menangani korban.

"Dari Bhakti Yudha, korban dibawa oleh warga ke RS Hermina. Ternyata di situ tidak sanggup juga. Akhirnya korban dibawa ke RS Fatmawati," terangnya.

Abu mendapat laporan dari warga saat korban masih di RS Bhakti Yudha. Menurut Dia, korban dinyatakan meninggal sekitar pukul 07.30 WIB.

"Begitu mau ditangani, ternyata korban sudah tidak ada (meninggal)," imbuhnya.

Dugaan sementara, pelaku penganiayaan adalah teman laki-laki korban. "Katanya, ada teman laki-laki yang sempat datang. Tapi waktu kejadian, temannya ini kabur. Makanya kami curigai," papar Abu.

Baca Juga: Transportasi Umum Masuk Jalan Kecil, Organda Depok: Kami Dilema

Abu menyebutkan, saat ini kasus masih diusut oleh Polsek Pancoran Mas. "Kalau ada perkembangan, nanti kami informasikan lagi," pungkasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait