alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Jeritan Warga Depok PPKM Diperpanjang: Takut Mati Kelaparan

Husna Rahmayunita Kamis, 22 Juli 2021 | 14:09 WIB

Jeritan Warga Depok PPKM Diperpanjang: Takut Mati Kelaparan
Kendaraan diputar balik di Jalam Raya Bogor yang menjadi perbatasan antara Kota Depok dengan Jakarta. (SuaraBogor.id/Immawan Zulkarnain)

Warga menilai PPKM gagal menekan penularan Covid-19.

SuaraBogor.id - Pemerintah Kota Depok resmi memperpanjang masa PPKM sampai Minggu (25/7/2021). Pemilik usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Depok kompak mengaku keberatan, PPKM diperpanjang.

Mereka menilai, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) telah terbukti gagal menekan penularan Covid-19 di Depok. Bila dilanjutkan, PPKM hanya akan mempersulit kondisi ekonomi mereka di masa pandemi.

"Kalau memang PPKM ada manfaatnya, harusnya kan sudah tidak ada lagi orang yang terpapar Covid-19," tukas Dana (25), pemilik usaha percetakan di Kecamatan Sawangan, Kota Depok.

Kepada SuaraBogor.id pada Kamis (22/7/2021), Dana mengaku kecewa atas keputusan pemerintah memperpanjang masa PPKM.

Baca Juga: 5 Aplikasi Seru yang Wajib Kamu Punya Selama PPKM

Sebab di masa PPKM, aktivitas usahanya dibatasi. Bahkan, tapi tempat kerja ayahnya disegel aparat karena tidak masuk dalam sektor esensial dan kritikal yang diizinkan selama masa PPKM.

"Terasa berat sekali PPKM ini bagi wiraswasta yang penghasilannya harian seperti kami. Kalau terus begini, bisa-bisa kami malah mati kelaparan. Bukan karena Covid," ungkapnya.

Selain Dana, keberatan atas perpanjangan masa PPKM juga disampaikan oleh Agung (31), karyawan tempat foto copy di Jalan Komjen.Pol.M. Jasin atau Kelapa Dua, Kecamatan Cimanggis.

Dia mengaku, pendapatan tokonya turun sekitar 80 persen sejak penerapan PSBB pada April 2020 lalu.

"Pelanggan saya kan sebagian besar mahasiswa dari beberapa kampus di sekitar sini. Karena mahasiswa pada belajar online, jadi pelanggan pun turun drastis,"

Baca Juga: Catat! Daftar Perubahan Terbaru Jadwal Perjalanan KRL Jabodetabek Mulai 22 Juli 2021

Di masa PPKM ini, kata Dia, pendapatanya makin menurun karena aktivitas perkantoran pun dibatasi.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait