alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sindir Rizal Ramli, Ferdinand: Kacamatamu Terlalu Rabun Untuk Melihat Kenyataan

Andi Ahmad S Jum'at, 23 Juli 2021 | 09:21 WIB

Sindir Rizal Ramli, Ferdinand: Kacamatamu Terlalu Rabun Untuk Melihat Kenyataan
Rizal Ramli (YouTube).

Bahkan, Rizal Ramli meminta kepada Presiden Jokowi untuk menghentikan para buzzer berbayar. Sontak hal itu disindir keras oleh Ferdinand Hutahaean.

SuaraBogor.id - Eks Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean sindir keras Rizal Ramli. Dia mengaku tidak habis pikir, ekonomi senior itu terus membahas soal buzzer.

Bahkan, Rizal Ramli meminta kepada Presiden Jokowi untuk menghentikan para buzzer berbayar. Sontak hal itu disindir keras oleh Ferdinand Hutahaean.

“Entah apa yang ada dalam pikiran Rizal Ramli ini. Bozzar bazer buzer saja yang diomongin,” katanya melalui akun Twitter FerdinandHaean3, disitat Suarabogor.id dari Terkini.id -jaringan Suara.com, Jumat (23/7/2021).

Ferdinand menilai bahwa tak mungkin Presiden Jokowi menghentikan pendukungnya yang bekerja membela pemerintah secara sukarela.

Baca Juga: Rizal Ramli Minta Jokowi Hentikan BuzzeRp, Ferdinand: Kacamatamu Terlalu Rabun

“Kacamatamu terlalu rabun untuk melihat kenyataan secara sempurna. Ini demokrasi bung, buka kau yang boleh bicara!” kata Ferdinand.

Sebelumnya, Rizal Ramli menyinggung soal buzzeRp dan influenceRp yang selalu membela Presiden Jokowi.

“Kalau Jokowi tulus ingin persatuan dan gotong royong, hentikan dulu permainan BuzzeRp sampah demokrasi itu,” katanya melalui akun Twitter RamliRizal pada Kamis, 22 Juli 2024.

Menurut Rizal, jika Jokowi tak menghentikan para buzzer, maka seruan-seruannya soal persatuan hanyalah kepalsuan dan pencitraan semata.

Rizal juga mengatakan bahwa dirinya sudah kenyang dengan label-label yang diberikan para BuzzeRp dan InfluenceRp.

Baca Juga: Jika PPKM Tidak Diperpanjang, Denny Darko: Sesuatu Hal Yang Gawat, Ada Kabar Buruk

Ia menyebutkan beberapa hal yang sering disematkan kepadanya, yakni nyinyir, pecatan, sakit hati, tua bangke, belajar dulu ngomong R, belum bisa move on, dan tidak ada prestasi.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait