- Seorang pensiunan ASN berusia 75 tahun ditemukan membusuk di dalam rumahnya di Ciawi, Bogor, pada Senin (3/8/2026).
- Penemuan bermula dari kecurigaan pekerja taman terhadap bau menyengat sebelum akhirnya melapor kepada ketua RT dan kepolisian.
- Hasil penyelidikan polisi menunjukkan tidak ada tanda kekerasan karena korban yang tinggal sendiri itu memang sedang sakit.
SuaraBogor.id - Warga Perumahan Dinas Balai Penelitian Ternak (BPT), Desa Banjarwaru, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, mendadak digegerkan oleh penemuan jasad. Seorang pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) ditemukan tak bernyawa di dalam rumahnya dengan kondisi yang sudah membusuk pada Senin (3/8/2026).
Kapolsek Ciawi, AKP Dede Lesmana, menjelaskan bahwa peristiwa ini pertama kali terungkap berkat rasa curiga seorang pekerja taman di sekitar lokasi.
"Awalnya, saksi yang sedang membersihkan taman mencium bau busuk sangat menyengat yang bersumber dari arah rumah korban. Karena merasa ada yang tidak beres, saksi berusaha mengecek dan memanggil korban, namun tak ada sahutan," ujar Dede saat memberikan keterangan, Selasa (4/8/2026).
Kemudian, saksi bersama anaknya mengintip melalui jendela kamar. Korban ternyata sudah terbaring kaku di atas tempat tidur dalam kondisi meninggal dunia.
Baca Juga:Kerahkan 1.105 Personel Gabungan, Polda Jabar Perketat Pengamanan Laga Timnas Indonesia vs Vietnam
“Lalu saksi menelepon RT setempat dan membuka pintu rumah dan pihak Kepolisian Polsek Ciawi datang dan membawa korban ke forensik RSUD Ciawi," terangnya.
Kata AKP Dede, polisi tidak menemukan tanda-tanda yang mengarah pada tindak pidana.
“Berdasarkan keterangan para saksi, korban sebelumnya memang sedang sakit," katanya.
Polisi juga memperoleh informasi bahwa korban terakhir kali terlihat keluar rumah pada Jumat (31/7/2026) untuj mengunci pagar depan rumahnya.
“Korban JJD 75 tahun, singel belum menikah, status korban adalah pensiunan ASN Di Balai Penelitian Ternak," terang Dede.
Baca Juga:Sidak Suryakencana, Wakil Wali Kota Bogor Bongkar Setoran Jukir Cuan Hingga Rp480 Ribu Sehari
Jenazah selanjutnya dievakuasi menggunakan ambulans menuju Instalasi Forensik RSUD Ciawi untuk menjalani visum.
Kontributor : Dziharul Islam Nusantara