alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Wisata di Cianjur Belum Diperbolehkan Untuk Buka

Andi Ahmad S Jum'at, 06 Agustus 2021 | 15:46 WIB

Wisata di Cianjur Belum Diperbolehkan Untuk Buka
Sejumlah kendaraan memadati jalur wisata Puncak, Cipayung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (26/5/2021). ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

Bupati Cianjur Herman Suherman membenarkan hal tersebut. Ia menjelaskan saat ini pariwisata di Cianjur masih belum bisa dibuka.

SuaraBogor.id - Bupati Cianjur belum memperbolehkan tempat wisata di Cianjur untuk dibuka sementara. Hal itu disebabkan karena pemerintah saat ini kembali memperpanjang PPKM Level 4.

Laranga tempat wisata di Cianjur belum diperbolehkan buka itu berdasarkan surat edaran dari Bupati Cianjur Nomor 443.1 / 5143 / KESRA yang menjelaskan bahwa fasilitas umum (area publik, taman umum, tempat wisata umum dan area publik lainnya) ditutup sementara.

Menyadur dari Cianjur Today -jaringan Suara.com, Bupati Cianjur Herman Suherman membenarkan hal tersebut. Ia menjelaskan saat ini pariwisata di Cianjur masih belum bisa dibuka.

“Masih belum bisa. Kalau sudah PPKM Level 2 baru bisa (wisata Cianjur buka). Kita tunggu sampai tanggal 9, ya,” singkat.

Baca Juga: Parah! Bantuan Beras PPKM Level 4 di Pandeglang Menguning dan Menggumpal Seperti Batu

Kondisi ini pun membuat pelaku wisata mengeluh. Salah satunya adalah Wisata Alam Sevillage. Menurut Manajer Wisata Alam Sevillage, Hevny mengatakan, pihaknya dilema dengan kondisi seperti ini.

“Sebenernya dilema, kita berpikir bahwa pemerintah membingungkan menurut saya. Kemarin beberapa kali perpanjangan, memang kemarin katanya untuk sekelas resto, hotel dan cafe itu bisa dibuka. Tapi itu menjadi kerugian tersendiri bagi kami karena restoran dan cafe yang kita miliki itu ada di kawasan wisatanya,” kata dia.

Ia khawatir, apabila restoran dan cafe yang ada di kawasan Wisata Alam Sevillage dibuka, masyarakat mengasumsikan bahwa wisatanya yang telah dibuka.

“Meskipun memang nanti kita akan meeting apakah kita akan buka kedai kopi atau restorannya saja,” jelas dia.

Pihaknya berharap, pemerintah bisa memberikan ketenangan dan jaminan bagi para pelaku wisata. Ia menilai, wilayah Cianjur utara dan Puncak akan menjadi pusat destinasi wisata beberapa tahun ke depan.

Baca Juga: PPKM Level 4 dan Fenomena Warga Solo Jual Emas untuk Kebutuhan Hidup

“Harapannya ada kebijakan yang tentunya tidak melanggar protokol dan meningkatkan gairah pariwisata,” tandas dia.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait