- Pemkab Bogor menyelenggarakan pameran 75 artefak Rasulullah SAW dan sahabat di Laga Satria Pakansari Cibinong selama Ramadan.
- Pameran yang dibuka Bupati Rudy Susmanto ini bertujuan memperkaya pengalaman religius umat muslim selama bulan suci.
- Kegiatan berlangsung satu bulan penuh, terbuka gratis untuk umum, dan beroperasi pukul 9 pagi hingga 9 malam.
SuaraBogor.id - Bulan suci Ramadan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, semakin istimewa. Pemerintah Kabupaten Bogor menghadirkan pameran 75 artefak Rasulullah SAW dan para sahabat di Laga Satria Pakansari, Cibinong.
Pameran ini menjadi momentum emas bagi umat muslim untuk mendalami sejarah Islam, bermunajat, dan mengisi Ramadan dengan kegiatan yang religius.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengungkapkan rasa syukurnya atas terselenggaranya pameran ini.
“Ya, sebelum kita bicara peresmian, tentunya kita bersyukur kepada Allah SWT. Allah sangat baik terhadap Kabupaten Bogor,” kata Rudy kepada wartawan, Jumat (20/2/2026).
Baca Juga:Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bogor Hari Ini, Jumat 20 Februari 2026: Jangan Sampai Terlewat
Ia mengenang berkah di tahun 2025 dengan datangnya Mahkota Binokasih, dan di tahun 2026, Kabupaten Bogor kembali diberkahi dengan pembangunan Masjid Raya Nurul Waton serta pameran artefak Nabi Muhammad SAW dan para kerabatnya.
"Tentu di momentum bulan suci Ramadhan ini, menjadi sebuah momentum yang sangat berharga, berarti bagi umat muslim. Baik yang di Bogor maupun di luar Kabupaten Bogor," tambahnya.
Pemkab Bogor mempersiapkan acara ini dengan matang, bekerja sama dengan pihak panitia dan didukung penuh oleh Forkopimda Kabupaten Bogor, serta para kiai, ulama, organisasi Islam, Polres Bogor, Kodim Bogor, Kajari, Ketua PN, Ketua PA, Ketua BNN.
Lokasi pameran artefak ini berada disebelah Masjid Raya Nurul Wathon, Laga Satria Pakansari, dilaksanakan selama satu bulan penuh, sampai dengan hari pertama Hari Raya Idul Fitri.
Bupati Rudy menjelaskan, lokasi digeser dari Masjid Nurul Wathon ke Laga Satria untuk kenyamanan jamaah karena intensitas hujan yang masih tinggi.
Baca Juga:Dari Visum hingga Gelar Perkara, Begini Alur Penetapan Tersangka Oknum ASN yang Siksa ART di Bogor
Area Laga Satria lebih luas dan terlindungi, sehingga pengunjung dapat beribadah dengan mudah dan nyaman.
"Kami persilakan masyarakat untuk hadir, untuk melihat, untuk mengenal budaya dan sejarah, dan juga kalaupun ingin berdoa, ada beberapa kursi yang kami persiapkan di Laga Satria, agar masyarakat dapat berdoa, memohon berkah munajah dari Allah SWT," ujarnya.
Pameran ini terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya dan masyarakat bisa berkunjung dari jam 9 pagi sampai dengan jam 9 malam.
Untuk menjaga kenyamanan, panitia membatasi jumlah pengunjung maksimal 40 orang setiap sesi masuk, dengan pengunjung berikutnya menunggu hingga sesi sebelumnya selesai.