Warga Cianjur Lumpuh Usai Divaksin, Dinkes Tunggu Hasil Dari Komnas KIPI

Dinkes Cianjur menunggu hasil terkait penyebab lumpuh warga Cianjur dan benjolan yang dialami Ahmad Solihin warga Cianjur usai menjalani vaksinasi Covid-19 dosis kedua.

Andi Ahmad S
Rabu, 25 Agustus 2021 | 17:57 WIB
Warga Cianjur Lumpuh Usai Divaksin, Dinkes Tunggu Hasil Dari Komnas KIPI
Ahmad Solihin (37) terbaring di tempat tidur karena mengalami lumpuh usai menjalani vaksinasi Covid-19. [Suarabogor.id / Fauzi Noviandi]

Yusman menyebutkan, terkait adanya warga yang menunjukan gejala penyakit pasca vaksinasi, di Cianjur baru pertama kali terjadi. Karena ada potensi KIPI dari vaksinasi dengan rasio 1 berbanding 1.000.000.

"Bisa saja terjadi, perbandingannya dari 1 juta yang divaksin ada 1 orang yang KIPI. Tapi semoga saja hasilnya bukan karena vaksin, tapi memang ada faktor lain," ujarnya.

Pihaknya mengimbau, masyarakat untuk tidak takut divaksin karena penyebab dari penyakit warga Kecamatan Bojongpicung tersebut belum dipastikan. Bahkan hingga saat ini masih dalam penyelidikan.

"Jangan takut untuk vaksin, selama prosedur ditempuh, mulai dari keterbukaan warga yang hendak divaksinasi ataupun prosedur yang dijalankan Nakesnya memang sesuai," pungkasnya.

Baca Juga:Wisata di Empat Daerah di Jabar Ini Sudah Bisa Beroperasi, Bogor-Depok Tidak Termasuk

Sebelumnya, Seorang warga asal Kampung Citapen RT02/04, Desa Sukaratu, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur lumpuh dan terdapat benjolan dibagian ketiak, diduga setelah mendapat suntik vaksin Covid-19.

Seorang warga tersebut yaitu, Ahmad Solihin (37). Dirinya mengalami lumpuh berawal ketika ia menjalani vaksinasi dosis ke dua dengan jenis vaksin Sinovac di Puskesmas setempat pada Kamis (8/7/2021)

Kontributor : Fauzi Noviandi

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini