alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ganjil Genap di Puncak Bogor, Ribuan Kendaraan Diputar Balik Petugas Gabungan

Andi Ahmad S Minggu, 05 September 2021 | 16:44 WIB

Ganjil Genap di Puncak Bogor, Ribuan Kendaraan Diputar Balik Petugas Gabungan
Anggota Satlantas Polres Bogor mengarahkan pengendara mobil untuk berputar arah saat penyekatan jalur Puncak di Simpang Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (10/7/2021). ANTARA FOTO/Arif Firmansyah

Ribuan kendaraan yang tidak sesuai aturan ganjil genap di wilayah Sentul dan Puncak Bogor Kabupaten Bogor dipaksa putar balik.

SuaraBogor.id - Ganjil genap Puncak Bogor resmi diuji coba pada Jumat (3/9/2021) kemarin. Ada ribuan kendaraan diputar balik saat penerapan sistem ganjil genap di Puncak Bogor dan Sentul.

Ribuan kendaraan yang tidak sesuai aturan ganjil genap di wilayah Sentul dan Puncak Bogor Kabupaten Bogor dipaksa putar balik.

“60% kendaraan berhasil lolos memasuk (kemarin), dan dilengkapi juga dengan pemberlakukan penerapan aplikasi pedulilindungi untuk bisa lolos masuk ke hotel, restoran dan tempat wisata konservasi,” ungkap Ade Yasin, saat menjelaskan uji coba ganjil genap Puncak Bogor, mengutip dari Bogordaily.net.

Ade Yasin menilai penerapan ganjil genap cukup efektif dan akan diterapkan selama dua pekan.

Baca Juga: Selain Ganjil Genap, Satgas Covid-19 Bubarkan Kerumunan di Puncak Bogor

“Ini baru hari kedua uji coba, kita akan laksanakan selama 2 Minggu setiap jumat sampai minggu. Kemarin hari jumat masih sedikit, jadi tidak terlihat kemacetan dan terkendali karena baru hari pertama, sosialisasi juga barang kali belum signifikan sampai ke masyarakat. Hari ini (Sabtu-red) biasanya ramai, dari pagi semua petugas sudah jaga disini sampai siang ini antrian kendaraan masih panjang,” katanya.

Sementara itu, Kasatpol PP Kabupaten Bogor Agus Ridhallah mengatakan, ada ribuan kendaraan yang diputar balik pada penerapan sistem ganjil genap Puncak Bogor dan Sentul ini.

"Data dari Jumat dan Sabtu itu ada ribuan kendaraan yang diputar balik. Totalnya 2.320 kendaraan," katanya kepada wartawan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait