alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

DPRD Menilai Ganjil Genap di Margonda Depok Kurang Tepat

Andi Ahmad S Jum'at, 24 September 2021 | 14:33 WIB

DPRD Menilai Ganjil Genap di Margonda Depok Kurang Tepat
Ilustrasi penerapan sistem ganjil genap di Depok. [Suara.com/Ferrye Bangkit Rizki]

Anggota DPRD Kota Depok Babai Suhaimi meminta kepada Pemerintah Kota Depok pun juga Polresta Kota Depok agar kembali mengkaji secara matang penerapan sistem ganjil genap.

SuaraBogor.id - Bulan depan (Oktober 2021) Ganjil Genap Depok mulai diberlakukan di Jalan Raya Margonda, Kota Depok, Jawa Barat.

Anggota DPRD Kota Depok Babai Suhaimi meminta kepada Pemerintah Kota Depok pun juga Polresta Kota Depok agar kembali mengkaji secara matang penerapan sistem ganjil genap.

Menurutnya, ketika pelaksanaan ganjil genap di Depok dilaksanakan tidak menimbulkan masalah baru.

"Belum ada kajian yang matang terhadap hal tersebut, bukan hanya dari sisi transportasi saja, tetapi juga dari sisi sosial ekonomi," kata Babai menanggapi rencana pelaksanaan kendaraan ganjil genap di Jalan Margonda Depok, mengutip dari Antara, Jumat (24/9/2021).

Baca Juga: Polresta Banyumas Uji Coba Sistem Ganjil Genap Menuju Baturraden

Ia mengatakan penerapan ganjil genap belum pernah di bicarakan secara saksama dan membahas bersama dengan DPRD terhadap hal tersebut, termasuk sosialisasi dengan komponen masyarakat.

"Ruas jalan di Kota Depok tidak sebanyak dan sebaik di kota kota lain, yang telah memberlakukan ganjil genap, seperti Jakarta, Kota Bogor, dan lainnya," ujarnya. Sehingga jangan sampai menimbulkan kemacetan baru di ruas jalan yang lain yang ada di Kota Depok. "Komponen pendukung pemberlakuan hal tersebut perlu persiapan yang matang," katanya pula.

Seharusnya Pemkot Depok, ujar Babai, berpikir bagaimana menciptakan keseimbangan antara laju pertumbuhan kendaraan dengan laju pertumbuhan pembuatan dan pelebaran ruas jalan baru dan ruas jalan yang ada.

"Pemerintah lebih baik konsentrasi pada penataan ruas jalan yang ada, baik dari sisi keindahan dan dari sisi kenyamanannya," ujarnya.

Babai menyebutkan trotoar dan penerangan jalan umum (PJU) yang masih sangat kurang tertata, juga harus menjadi perhatian serius, sehingga hal tersebut dapat mengurangi beban pengguna jalan.

Baca Juga: Kawasan Puncak Kembali Diberlakukan Ganjil Genap, Ini Alasannya

Sebelumnya, kebijakan ganjil genap rencananya akan diberlakukan di Kota Depok, Jawa Barat.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait