alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pemkot Depok Izinkan Anak Usia di Bawah 12 Tahun Masuk Mall, Ini Syaratnya!

Andi Ahmad S Sabtu, 09 Oktober 2021 | 19:13 WIB

Pemkot Depok Izinkan Anak Usia di Bawah 12 Tahun Masuk Mall, Ini Syaratnya!
Ilustrasi Mall [pexels.com]

Pengunjung wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi untuk melakukan skrining terhadap semua pengunjung dan pegawai pusat perbelanjaan, mal atau pusat perdagangan.

SuaraBogor.id - Pemerintah Kota Depok mengizinkan anak di bawah usia 12 tahun untuk masuk Mall atau pusat perbelanjaan. Namun, ada syarat khusus, yakni didampingi orang tua.

Saat ini Pemkot Depok menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 COVID-19 yang berlaku mulai 5-18 Oktober 2021.

"Anak dengan usia di bawah 12 tahun kini diperkenankan memasuki pusat perbelanjaan, mall atau pusat perdagangan dengan syarat didampingi orang tua," kata Juru Bicara Penanganan COVID-19 Kota Depok, Dadang Wihana di Depok.

Pengunjung wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi untuk melakukan skrining terhadap semua pengunjung dan pegawai pusat perbelanjaan, mal atau pusat perdagangan.

Baca Juga: Masuk Mall di Padang Wajib Pakai Surat Vaksin, Ternyata Masih Ada yang Belum Menerapkan

"Untuk kapasitas paling banyak 50 persen dan jam operasional sampai dengan pukul 21.00 WIB," jelasnya.

Sementara tempat bermain anak dan tempat hiburan dalam pusat perbelanjaan, mal, atau pusat perdagangan, masih ditutup.

Sedangkan bioskop dapat beroperasi dengan ketentuan, wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi, baik untuk pengunjung maupun pegawai. Kapasitas paling banyak 50 persen dan hanya pengunjung dengan kategori hijau dalam aplikasi Peduli Lindungi yang boleh masuk. Pengunjung usia di bawah 12 tahun dilarang masuk.

Diatur pula restoran/rumah makan makan dan kafe di dalam area bioskop diizinkan menerima makan di tempat (dine in) dengan kapasitas maksimal 50 persen dan waktu makan 60 menit, serta mengikuti protokol kesehatan yang diatur oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Kementerian Kesehatan. [Antara]

Baca Juga: Masih Cari Tersangka Ambruknya Mall Margo City Depok, Polisi: Antara Teknisi atau Vendor

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait