alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Lompat ke Sungai Cileungsi Diduga Karena Depresi, EH Ditemukan Meninggal Dunia

Andi Ahmad S Senin, 25 Oktober 2021 | 09:18 WIB

Lompat ke Sungai Cileungsi Diduga Karena Depresi, EH Ditemukan Meninggal Dunia
Ilustrasi proses pencarian korban tenggelam. [kaltimtoday.co]

Perempuan berinisial EH (49) itu ditemukan meninggal dunia oleh tim SAR gabungan di Sungai Cileungsi, Kabupaten Bogor pada Minggu (24/10/2021) pukul 15.00 WIB.

SuaraBogor.id - Diduga karena depresi, seorang perempuan yang merupakan warga Cluster Vancouver Perumahan Kota Wisata, Desa Limusnunggal, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor loncat ke Sungai Cileungsi.

Perempuan berinisial EH (49) itu ditemukan meninggal dunia oleh tim SAR gabungan di Sungai Cileungsi, Kabupaten Bogor pada Minggu (24/10/2021) pukul 15.00 WIB.

Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, Adam menjelaskan, pencarian pada hari pertama tidak membuahkan hasil, tapi untuk kedua dimulai pukul 08.30 WIB dan selesai pukul 15.00 WIB.

"Alhamdulillah, korban sudah ditemukan pada hari kedua pencarian di aliran Sungai Cileungsi, tepatnya di dekat perumahan Villa Nusa Indah II, Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunungputri," kata Adam, kepada wartawan.

Baca Juga: Buang Sampah di TPPAS Nambo, Pemkab Bogor Butuh Rp32,5 Juta per Hari

Adam menjelaskan, setelah ditemukan jasad korban dibawa ke RS Polri Kramat Jati. "Iya dibawa ke RS Polri. Korban nekat lompat ke sungai diduga karena depresi," jelas Adam.

Sebelum, Eti sapaan akrab korban melompat ke Sungai Cileungsi, petugas keamanan perumahan sempat melihat dan menanyakan Eti hendak ke mana, Sabtu (23/10) sekitar pukul 04.45 WIB.

"Ada warga yang sempat menanya kepada korban mau ke mana, tapi dia bilang mau cari angin. Tapi mengarah ke jembatan. Karena jawaban mencurigakan petugas mengikuti dari belakang namun tiba-tiba melompat dari Jembatan Canadian, ke Sungai Cileungsi. Sekitar dua menit kemudian, terdengar suara tangisan dan sempat dilakukan pencarian secara visual namun belum ditemukan karena keterbatasan alat," jelasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait