12 Orang Terjebak Banjir di Pasir Putih Depok, Camat Sebut Sudah Biasa

Mereka terlambat menyelamatkan diri saat banjir menerjang rumahnya, seiring dengan guyuran hujan yang terjadi di wilayah Depok sejak siang hingga sore hari kemarin.

Andi Ahmad S
Senin, 08 November 2021 | 14:41 WIB
12 Orang Terjebak Banjir di Pasir Putih Depok, Camat Sebut Sudah Biasa
Genangan air sisa banjir di Gang Mawar, Pasir Putih, Sawangan, Depok, Senin (8/11/2021). [Suarabogor/Immawan]

SuaraBogor.id - Sebanyak 12 orang sempat terjebak genangan banjir yang terjadi di RT3/RW4 Bulak Wadas, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Cipayung, Kota Depok.

Mereka terlambat menyelamatkan diri saat banjir menerjang rumahnya, seiring dengan guyuran hujan yang terjadi di wilayah Depok sejak siang hingga sore hari kemarin.

Warga yang terjebak terdiri dari anak-anak sampai orang tua. Mereka terjebak sampai akhirnya berhasil dievakuasi dengan bantuan perahu karet.

Kabid Penanggulangan Bencana Dinas Damkar Depok, Denny Romulo menyebut, kedalaman banjir sempat mencapai 3 meter.

Baca Juga:38 RT di Jakarta Terendam Banjir, Ini Lokasi-lokasinya

"Jumlah korban terdampak berjumlah 12 jiwa dari 6 Kepala Keluarga (KK)," kata Denny saat dikonfirmasi, Senin (8/11/2021).

Sementara itu, Camat Sawangan, Anwar Nasihin mengatakan, banjir di Depok memang sering terjadi di kawasan Bulak Wadas. Tepatnya, di jembatan penghubung antara Bulak Wadas, Kecamatan Sawangan dengan Bulak Barat, Kecamatan Cipayung.

Banjir terjadi karena Kali Pesanggrahan tidak mampu menampung derasnya debit air yang datang dari hulu, ditambah curah hujan yang tinggi beberapa hari terakhir.

"Sebetulnya jembatan itu sempat ditinggikan. Tapi di kali nya terjadi pendangkalan dan harus dinormalisasi," beber Anwar pada wartawan, Senin pagi.

Menurut Anwar, warga terjebak karena tidak menduga arus air akan deras dan tinggi seperti yang terjadi kemarin.

Baca Juga:Respons Banjir Sintang, Pemkab Setempat Siapkan 32 Titik Lokasi Pengungsian

"Kata mereka karena sudah biasa, akhirnya mereka santai. Tau-tau ternyata yang kemaren itu agak tinggi," bebernya

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini