alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Diserang Kelompok Bersenjata, Sopir Taksi Tewas di Kota Bogor

Andi Ahmad S Senin, 22 November 2021 | 14:46 WIB

Diserang Kelompok Bersenjata, Sopir Taksi Tewas di Kota Bogor
Ilustrasi Pembunuhan. [Antara]

Saat ini pelaku berhasil diamankan jajaran Satreskrim Polresta Bogor Kota.

SuaraBogor.id - Seorang sopir taksi Blue Bird di Kota Bogor, Jawa Barat tewas usai diserang kelompok remaja bersenjata tajam.

Peristiwa penyerangan kepada sopir taksi yang sedang istirahat itu terjadi pada Sabtu 6 November 2021 sekitar pukul 05.00 WIB.

Saat ini pelaku berhasil diamankan jajaran Satreskrim Polresta Bogor Kota.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, mengatakan kelompok remaja bersenjata tersebut terdiri dari orang pelaku tersebut melancarkan aksinya di sejumlah lokasi berbeda.

Baca Juga: Sadis! Antar Anak Beli Jajan, Wanita di Tegal Justru Tewas Ditusuk Suami Sendiri

Tanpa sebab yang jelas, para pelaku menyerang salah satu sopir angkutan umum Blue Bird yang saat itu sedang parkir di kawasan tersebut.

"Supir Blue Bird atas nama Yasin meninggal dunia akibat sabetan senjata tajam atau sajam pelaku. Kemudian pelaku mengambil barang-barang berharga milik korban seperti handphone dan lainnya," katanya, kepada wartawan, Senin 22 November 2021.

Para pelaku juga kembali melancarkan aksinya pada Kamis 11 November 2021. Kali ini para pelaku menyerang anak dari pemilik warung bensin eceran di kawasan Kelurahan Tanahbaru, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.

Atas kejadian tersebut, anak pemilik warung bensin eceran tersebut mengalami luka berat akibat sabetan dari senjata tajam para pelaku.

"Ada juga korban ojeg online yang menjadi korban di Kecamatan Bogor Selatan. Jadi total ada tiga lokasi berbeda di mana para pelaku melancarkan aksinya," ujarnya.

Baca Juga: Warga Perbatasan Kota Bogor Minim Perhatian dari Pemerintah

Atas perbuatannya itu, anggota kelompok remaja bersenjata dikenakan 356 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait